Lagi, SMAN 1 Manggar Hasilkan 12 Karya Literasi

by -
Lagi, SMAN 1 Manggar Hasilkan 12 Karya Literasi
Penandatangan buku Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.

Gubernur dan Bupati Respon Positif

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Api semangat literasi keluarga besar SMA Negeri 1 Manggar, memang tak pernah padam. Senin (5/4), hal itu dibuktikan kembali dengan dikeluarkannya karya yang luar biasa. Tidak tanggung-tanggung, SMA Negeri 1 Manggar akan meluncurkan 12 buku karya kepala sekolah, guru, dan siswa.

Ke-12 tersebut adalah 1) Kopi Literasi Guru, 2) Kelas Sosioliterasi, 3) Just Speak Up, 4) Menyemai Literasi, 5) Tinta Emas Negeri Bawah Angin, 6) Perjuangan Ayah Ibu, 7) Getting Around East Belitung, 8) Literasi Organisasi, 9) Risak, 10) Jalan Lurus, 11) Pada Sebuah Fiksi, dan 12) Lentera Wiyata.

Jumlah ini naik 100% dari jumlah buku yang dihasilkan di tahun sebelumnya. Buku yang merupakan hasil program gerbang menulis tersebut dihasilkan oleh beberapa kelas literasi. Sebut saja kelas sosioliterasi, kelas menulis (writing class), kelas literasi sejarah, dan kelas lainnya menyumbangkan hasil karya terbaiknya.

Tidak pernah main-main, karya-karya ini juga diberikan pengantar dan ditanda tangani langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman. Dalam kunjungan silaturahmi antar pendidikan dan tenaga kependidikan di Beltim, Gubernur menyempatkan untuk mampir ke stand SMA Negeri 1 Manggar.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Babel Erzaldi melakukan penandatanganan pengantar hasil karya literasi SMAN 1 Manggar. Erzaldi juga merespon positif sekaligus berharap kegiatan literasi ini dapat terus berlanjut dan dapat diikuti oleh sekolah lainnya.

Hal itu diamini oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel, Muhammad Soleh. Dia juga memberikan pengantar dan menandatangani seluruh hasil karya literasi SMA Negeri 1 Manggar. “Saya sangat mengapresiasi karya-karya ini, semoga SMA Negeri 1 Manggar tetap konsen dalam memajukan dunia literasi ini,” harapnya.

Selain Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan, stand SMA Negeri 1 Manggar juga dikunjungi oleh Bupati Beltim. Ia juga tidak kalah bangga atas karya literasi tersebut. “Alhamduillah saya sangat bangga dan berharap makin banyak nantinya penulis-penulis hebat yang dihasilkan oleh SMA Negeri 1 Manggar,” ujar Burhanudin.

Pria yang akrab dipanggil pak Aan ini juga takjub melihat perkembangan karya yang dihasilkan oleh keluarga SMA Negeri 1 Manggar. “Saya juga kaget, tahun lalu ada 6 buku. Tapi tahun ini meningkat drastic jadi 12 buku. Jangan-jangan nanti murid SMA Negeri 1 Manggar mau dicetak jadi penulis semua,” canda Aan.

Saat ditanya perasaannya mengenai buku yang dihasilkan, Emyta salah satu guru penulis SMA Negeri 1 Manggar mengaku bangga. “Yang pasti bangga karena tulisan yang kami buat dapat menjadi sebuah buku,” ucapnya.

Kemudian hal itu juga diamini oleh oleh Retno Anggraini. Guru sejarah ini juga mengaku bangga dan berharap nantinya kembali dapat melahirkan karya. “Semoga kedepannya kami semua dapat terus berkarya. Karena jika mengutip perkataan Pramoedya Ananta Toer, menulis adalah bekerja untuk keabadian. Oleh sebab itu, saya berharap dengan tulisan, pikiran dan semua ide kami dapat abadi,” harapnya

Kebanggaan tersebut juga dirasakan kepala SMA Negeri 1 Manggar, Sabarudin. Ia mengaku sangat bersyukur atas segala nikmat yang diberikan kepada keluarga besar SMA Negeri 1 Manggar.

“Alhamdulillah, puji kami haturkan ke hadirat Illahi Robbi atas penandatangan 12 buku karya literasi SMA Negeri Manggar oleh Bapak Gubernur Bapak Kadis Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel. 12 buku ini merupakan karya literasi dari Kepala Sekolah, Guru, Siswa dan Tenaga Kependidikan SMA 1 Manggar tahun 2021,” ucapnya.

Sabarudin berharap karya-karya tersebut tentunya bermanfaat dan menjadi inspirasi dalam membangun dunia literasi di Negeri Laskar Pelangi. Tidak hanya itu, dia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bupati Beltim.

“Tidak lupa pula saya ucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Belitung Timur yang sudah berkenan hadir dan memberikan masukan. Terima kasih pula kepada seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Manggar yang senantiasa mendukung dan mendoakan keberhasilan sekolah,” katanya.

Terakhir Sabarudin mengatakan bahwa membangun literasi bukanlah hal yang mudah. Namun semuanya akan terasa lebih mudah dengan kerjasama yang baik antar semua pihak. “Membangun literasi bukanlah hal mudah, namun literasi adalah seni dan kunci untuk membangun peradaban,” pungkasnya. (rel)