Lahan Persawahan Diperdakan

by -2 views

*Agar Tidak Diperjualbelikan dan Jadi Hak Milik

GANTUNG – Bupati Belitung Timur (Beltim), Basuri T Purnama, menegaskan agar lahan yang ada di kawasan persawahan Danau Nujau Desa Gantung kecamatan Gantung dan sekitarnya, bisa diPerdakan agar tidak diperjualbelikan dan tidak boleh menjadi hak milik.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan penanaman padi yang menandai pencanangan Upaya Khusus (Upsus) swasembada pangan di kawasan persawahan Danau Nujau desa Gantung, kecamatan Gantung, Kabupaten Beltim, Selasa (3/2) kemarin.
“Selama anda kelola, lahan sawah tersebut akan menjadi milik anda dan tidak boleh dijual,” tegas Basuri kepada semua petani Danau Nujau yang hadir.

Basuri ingin kedepan lahan pertanian di Beltim khususnya tetap ada hingga anak cucu nanti bisa menikmatinya. “Karena bukan tidak mungkin lahan pertanian kita akan mengerucut jumlah luasannya,” papar Bupati.

Jadi apapun nantinya, ungkap Bupati, Beltim tetap harus swasembada pangan, diharapkannya Bendungan Pice akan selesai akhir tahun ini, dan itu menurutnya akan sangat menunjang akan irigasi yang baik.
Bupati juga ingin siapapun yang mempunyai lahan tidur atau dibiarkan agar digarap kembali, jika tidak berikan kepada siapa yang mau dan siap bekerja. jangan sampai jadi hak milik nantinya.
“Siapa pun yang memiliki lahan tidur agar segera digarap, dan jangan sampai jadi hal milik, mentang mentang mengaku punya lahan tapi tidak digarap, kan percuma nantinya,” tandas Basuri.
Untuk itu Bupati meminta Kades dan Camat agar mendata dengan baik lahan lahan yang ada, dengan harapan kedepan kawasan Danau Nujau dan lainnya. Termasuk lahan pertanian di desa desa yang ditunjuk sebagai kawasan persawahan akan menjadi pusat lahan persawahan juga akan di Perdakan. (feb)