Lahan Teluk Gembira Tak Pernah Dijual

by -

*Malah akan Digarap Serius Jadi Destinasi Wisata Andalan

headlines-edisi-31-januari-2017(dalam)
Dermaga di Teluk Gembira Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong, akan tetap dipergunakan untuk penyebrangan ke Pulau Seliu. Sementara, untuk dermaga bongkar muat rencananya akan dipindahkan dan dibangun tak jauh dari lokasi. insert : Hj. Ramona yang menunjukkan lokasi yang dihibahkan untuk pembuatan dermaga bongkar tersebut. Foto : Yudiansyah : belitongekspres.co.id

TANJUNGPANDAN-Ahli waris (pemilik) lahan di Teluk Gembira Desa Padang Kandis Hj. Ramona tidak pernah berpikiran ingin menutup dermaga maupun menjual lahan ke orang lain (investor). Malah sebaliknya, tanah warisan orangtuanya itu (Alm. H.KA.Onie Achmad) ingin digarap menjadi salah satu destinasi wisata andalan, di Kecamatan Membalong.

Hal tersebut diungkapkan Hj. Ramona kepada Belitong Ekspres, Senin (30/1) kemarin di Kantor Desa Padang Kandis, untuk meluruskan isu yang menyebutkan dermaga penyebrangan akan ditutup dan lahan Teluk Gembira telah dijual kepada pihak lain.

“Pada dasarnya kami hanya ingin berbuat untuk daerah kami sendiri. Bagaimanapun wilayah ini kampung (tempat kelahiran) kami juga. Jadi sudah seharusnya kita saling mendukung untuk mengembangkan potensi yang indah ini bersama-sama,” kata Hj.Ramona didampingi kepala Desa (Kades) Padang Kandis  Mahyudin dan ahli waris lainnya.

Hj. Ramona optimis pengembangan keindahan alam di daerahnya itu bisa terlaksana dengan baik. Sehingga potensi pariwisata tersebut manfaatnya bisa dirasakan orang banyak. Walaupun pihaknya harus melalui perjuangan dan beberapa rintangan yang dihadapi.

“Dermaga itu sebenarnya ingin kami perbaiki dan dijadikan sebagai dermaga penyebrangan untuk masyarakat dan wisatawan nantinya. Tujuannya untuk menunjang sarana pariwisata dan penyebrangan masyarakat ke Pulau Seliu,” jelas Hj. Ramona yang diamini ahli adiknya Djuwita.

Sedangkan aktivitas bongkar muat barang, akan dibuat terpisah di lokasi lain. Dan itu telah disetujui Dinas Instansi terkait (Perhubungan Laut). Lahan telah disediakan serta dihibahkan oleh dirinya berdasarkan kesepakatan keluarga. Apabila ukuran tanah yang dihibahkan itu kurang ,akan ditambah kembali sesuai kebutuhan.

“Sesuai amanah orangtua kami (Alm. Ayah dan ibu) lahan di sebelah Masjid bisa digunakan nanti apabila lahan yang disediakan itu kurang. Sebagai anak, kami hanya menjalankan apa yang beliau pesankan. Dan sekarang ini, kami sedang merehab dua Masjid di sini (Padang Kandis). Dan salah satu titipan beliau kepada kita,” ujar Hj. Ramona.

Senada disampaikan putri kedua Alm. H.KA. Onie Achmad, Djuwita. Kata ia pihaknya tidak pernah menjual lahan dan ingin menutup dermaga tersebut. “Saya harap sejumlah pihak tidak salah mengartikan apa yang ingin kita perbuat untuk kebaikan daerah ini, baik sekarang maupun kedepannya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Padang Kandis Mahyudin menegaskan Lahan di Teluk Gembira memang tidak pernah diperjual belikan kepada orang lain. Soalnya dalam administrasi dan surat menyurat lahan diwariskan Alm. H.KA. Onie Achmad kepada tiga putrinya, yaitu Hj. Ramona, Djuwita dan Rodiansih.

“Untuk dermaga itu memang rencananya yang ingin dipindahkan ke tempat yang lain itu  untuk bongkar muatnya. Dan dermaga yang sekarang ini mau diperbaiki, dan lahannya sudah dihibahkan oleh beliau. Alasannya tempat itu akan dijadikan sebagai tempat wisata. Jadi untuk aktivitas bongkar akan muat dipindahkan, sebab tidak elok apabila disatukan,” ucapnya.

Terpisah, Bupati Belitung Sahani Saleh menyatakan sudah bertemu bersama pemilik dan mendapatkan penjelasan dari ahli waris. Pada klarifikasi itu, intinya lahan tersebut tidak pernah dijual kepada orang lain maupun investor.

“Saya luruskan, benarnya lahan di Teluk Gembira itu tidak pernah di jual ke investor. Begitu pula dermaganya bukan ditutup, tetapi dipindahkan ke tempat lain. Agar kedepannya kesalahpahaman ini tidak kembali terulang. Saran saya supaya disosialisasikan pada masyarakat khususnya di Pulau Seliu,” pesannya.

Sanem sapaan akrab Bupati mendukung upaya pengembangan pariwisata yang dilakukan sejumlah pihak termasuk di Teluk Gembira oleh Hj. Ramona. “Semoga langkah ini diikuti di Desa-Desa lainnya, sehingga pariwisata kita semangkin berkembang kedepannya,” pungkasnya.(mg2/yud)