Lakalantas di Babel Meningkat 39 Persen

by -

PANGKALPINANG – Angka kecelakaan lalu lintas (Lakakantas) di Bangka Belitung (Babel) pada triwulan II 2015 mengalami peningkatan sebesar 39 persen atau mencapai 71 kasus dibanding triwulan sebelumnya yang hanya 51 kasus. Demikian data yang dihimpun Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung (Babel).
“Peningkatan lakalantas dipicu karena masih kurangnya kesadaran masyarakat khususnya remaja dalam mematuhi peraturan lalu lintas,” kata Kapolda Kepulauan Babel, Brigjen Gatot Subiyaktoro, Kamis (30/7) kemarin.
Ia menjelaskan, korban meninggal dalam lakalantas selama triwulan II di daerah itu sebanyak 59 orang atau meningkat 55 persen dibanding triwulan sebelumnya yang hanya 38 orang.
Jumlah korban luka berat sebanyak 31 orang atau meningkat 29 persen dibanding sebelumnya 24 orang, sementara korban luka ringan 47 orang atau meningkat 47 persen dibanding sebelumnya 31 orang.
Sementara itu, jumlah pelanggaran lalu lintas pada triwulan II tercatat mencapai 13.269 kasus atau meningkat 54 persen dibanding triwulan sebelum yang hanya 8.638 pelanggaran.
Tilang yang dikeluarkan selama periode itu tercatat untuk 6.991 kasus atau turun 15 persen dibanding sebelumnya 7.339 kasus dan teguran sebanyak 6.278 kasus atau meningkat 383 persen dibanding triwulan sebelumnya 1.299 kasus.
“Saya kembali mengingatkan kepada para orang tua untuk tidak memberikan keleluasaan kepada anak-anaknya menggunakan kendaraan demi keselamatan jiwa anaknya dan juga keselamatan orang lain,” jelasnya.
Selain itu, apabila masyarakat memarkir kendaraan agar dikunci dan memeriksa kondisi keamanan motor untuk mencegah pencurian. “Kebiasaan masyarakat memarkir kendaraannya tidak mengambil kunci sehingga memancing orang lain untuk berbuat kejahatan,” bebernya.
Untuk itu diimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan jiwa. “Sekaligus angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas ini dapat ditekan, tandasnya. (ant/rb)