Laki-Laki Asal Kecamatan Tanjungpandan Ditemukan Tewas di Kediaman Waria

by -
Laki-Laki Asal Kecamatan Tanjungpandan Ditemukan Tewas di Kediaman Waria
Aparat kepolisian mengidentifikasi korban di TKP, Minggu (22/3).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Seorang pria berinisial KS (45) ditemukan tewas di dapur kediaman waria SN (83) Jalan Padat Karya, Air Merbau, Tanjungpandan Minggu (22/3) pagi kemarin. Belum diketahui secara pasti penyebab kematian warga Jalan Dr Susilo tersebut.

Pasalnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kejadian yang sempat menghebohkan warga setempat. Seperti melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan barang bukti. Sebelum ditemukan tak bernyawa, KS dikabarkan kejang-kejang di dapur rumah SN alias SA.

SA mengatakan, dirinya tidak mengenal korban. Saat itu sekitar Pukul 10.00 WIB secara tiba-tiba korban datang ke rumahnya dan masuk ke dalam dapur. Waktu itu, posisi SA sedang memasak ikan. “Saya kira yang datang itu saudara atau teman. Namun yang datang orang yang tidak saya kenal. Saya melihat dia seperti orang kecapean,” ujar SA kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Melihat korban kecapean, akhirnya SA membuatkan secangkir kopi. Namun minuman tersebut belum sempat diminum. Selang beberapa menit kemudian, ia melihat korban kejang-kejang hingga tergeletak di lantai dapur. “Melihat korban sudah kejang-kejang, saya memanggil orang yang ada di sekitaran rumah. Dan melaporkan peristiwa ini ke Polres Belitung,” katanya.

Mendapat laporan tersebut, Jajaran Satreskrim Polres Belitung langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil olah TKP polisi sempat kesulitan mencari identitas korban.

Hingga akhirnya ditemukan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama pria berinisial KS di jok motor milik korban. Setelah itu, pihak kepolisian menghubungi pihak keluarga dan melakukan visum di RSUD Marsidi Judono.

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Belitung Ipda Fadhilah Makbul mengatakan, Tim Identifikasi Polres Belitung dan dokter RSUD dr H Marsidi Judono telah melakukan visum terhadap korban. “Hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Selain itu juga tidak ditemukan busa di bagian mulutnya,” terangnya.

Ipada Makbul menduga, korban meninggal akibat sakit yang dideritanya. “Kami juga telah menanyai pihak keluarga. Katanya, korban tidak punya riwayat penyakit dalam tubuhnya,” pungkas Ipda Makbul.

PN, salah satu kerabat korban membenarkan apa yang diungkapkan pihak kepolisian. KS selama hidupnya belum diketahui mempunyai penyakit berbahaya. “Sebelum ditemukan meninggal, saya sempat melihat kondisinya sehat,” kata PN. (kin)