Latihan Tempur “Jalak Sakti” 2021 Sukses, Kasau Mengaku Puas

by -
Latihan Tempur "Jalak Sakti" 2021 Sukses, Kasau Mengaku Puas
Suasana latihan antar satuan Jajaran Koopsau I dan wing I Paskhas, dengan sandi Jalak Sakti dan Hardha Marutha I di AWR Buding, Senin (14/6).

belitongekspres.co.id, KELAPA KAMPIT – Penyelenggaraan latihan antar satuan Jajaran Koopsau I dan Wing I Paskhas, berjalan sukses. Kegiatan tahunan ini berlangsung di Lapangan Air Weapon Range (AWR) Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur (Beltim), Senin (14/6).

Latihan tempur dengan sandi Jalak Sakti dan Hardha Marutha I yang difokuskan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini, mampu memikat hati Kepala Staff Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Pasalnya, beberapa kali tembakan yang dilakukan oleh TNI AU dalam latihan kemarin, seluruhnya tepat sasaran. Meski ada satu yang meleset. Selain itu, anggota Paskhas yang diterjunkan dari udara mendarat dengan sempurna.

Sebanyak 800 personil dan 25 alutsista pesawat milik TNI AU juga diturunkan saat latihan yang berlangsung di AWR Buding Lanud H.AS Hanandjoeddin tersebut. Diantaranya pesawat Hawk 109/209, pesawat F-16, pesawat C-130 HS/L-100, pesawat PSWT C-295, pesawat PSWT NAS-332/SA-330/EC-725, dan pesawat B-737.

Adapun pesawat-pesawat tempur tersebut diterbangkan dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Lanud Atung Sanjaya, Lanud Surya Darma, Lanud Supadio, Lanud Rusmin Nuryadin, dan Lanud H.AS Hanandjoedin.

Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengatakan, dia mengaku puas dengan latihan tempur tersebut. “Tujuan latihan ini untuk meningkatkan kualitas jajaran Koopsau I dalam merencanakan dan melaksanakan operasi udara. Khususya dalam menghadapi situasi kontijensi (bahaya) yang akan terjadi,” kata kepada awak media.

Selain itu, tujuannya juga untuk melatih kesiapan jajaran Koopsau I dan Wing I Paskhas dalam merancang, mengendalikan, dan melaksanakan latihan. Khususya dengan metode gladi posko.

Alasan dipilihnya Belitung sebagai tempat Latihan Jalak Sakti dan Hardha Marutha, karena lokasinya sangat strategis, serta lapangan AWR Buding sangat luas.

“Pertama memang lokasinya dekat dengan Lanud-Lanud yang ada di Koopsau I. Lalu, lokasinya sepi dari penduduk maupun aktivitas keramaian. Setelah ini, akan ada latihan lagi yakni Angkasa Yudha. Namun, untuk waktu dan lokasinya belum ditentukan,” pungkasnya. (kin)