Layanan GeNose C19 Akan Tersedia di Bandara H AS Hanandjoeddin 

by -
Layanan GeNose C19 Akan Tersedia di Bandara H AS Hanandjoeddin 
EGM of Bandara H AS Hanandjoeddin Untung Basuki bersama Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Bandara H.AS Hanandjoeddin Tanjungpandan akan sediakan layanan GeNose C19 awal April mendatang. Kepada Belitong Ekspres, Senin (29/3), EGM of Bandara H AS Hanandjoeddin Untung Basuki mengatakan, untuk penumpang masih menunggu kebijakan dari pemerintah.

Sebab, hingga saat ini ketentuan untuk perjalanan dalam negeri masih pakai swab antigen dan swab PCR, belum bisa pakai sertifikat vaksin. “Surat Edaran No 12 dari Satgas per 1 April boleh pake Genose. Targetkan di awal April GeNose sudah bisa dipakai di Bandara Hanandjoeddin, sudah koordinasi dengan kimia farma,” kata Untung Basuki.

Dikatakan Untung, pelayanan GeNose diperkirakan akan mulai ada di minggu-minggu awal April, namun belum ada konfirmasi dari kimia farma . “Saat ini ready di Palembang 6 unit dan bandung 4 unit, untuk di sini kami masih koordinasi dengan kimia farma,” terangnya.

Untung menyebutkan, pemeriksaan menggunakan GeNose satu orang hanya memakan waktu 8 menit bisa selesai, dan harganya di bawah Rp Rp 50 ribu per orang. “SK tarifnya akan diumumkan menjelang pelaksanaan Genose dilakukan sebelum penerbangan,” sebutnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan adanya layanan GeNose itu menambahkan pilihan masyarakat yang ingin berpergian, karena bisa menggunakan Swab antigen, PCR dan juga GeNose tersebut.

Sementara itu Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, supaya Belitung sebagai sepuluh Bali baru prioritas, mendapatkan juga alat GeNose.

“Tadi disampaikan pak Untung ( EGM of Bandara) di Kimia Farma juga akan disiapkan GeNose yang berbayar, tentunya ini sebuah langkah baik, Belitung juga kalau dapat dari Kementrian, bisa menambah itu,” katanya.

Menurut Isyak, dengan adanya GeNose nantinya, screaning akan lebih ringan, sehingga masyarakat yang ingin berpergian tidak akan lebih mahal biaya antigen daripada harga tiket. “Hasilnya lebih cepat dan tidak sakit seperti diswab itu,” bebernya.

Kata Isyak, terpenting adalah melakukan “filterasi” ulang, sehingga orang melakukan antigen di Jakarta sampai di Belitung lakukan metode dengan di GeNose lagi. “GeNose itu paling penting di Bandara, kalau ada tambahan lagi saya berharap di Pelabuhan, kalau ada tambahan lagi kita harapkan di Tanjung Batu,” tukasnya. (dod)