Layanan Kelurahan Gajah Mada Lumpuh

by -

PANGKALPINANG-Aktivitas pegawai di kantor Kelurahan Gajah Mada Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang Jumat (27/3) kemarin lumpuh. Pasalnya, perlengkapan kerja di kantor kelurahan tersebut dibobol maling yang diperkirakan terjadi Kamis malam.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui, salah satu pegawai yakni M. Aipi Ridho (42) sekitar pukul 07.00 WIB saat dirinya hendak berkantor. Alangkah kagetnya, mendapati kantor sudah dalam keadaan acak-acakan. Warga Jalan Jenderal Sudirman No. 03 Rt.004/Rw 003 Kelurahan Gabek II Kecamatan Pangkalbalam ini pun melaporkan kejadian kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) ini melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Bukit Intan sekitar pukul 09.30 WIB.
Pelaku yang masuk melalui pintu belakang ini berhasil setelah merusak kunci gembok dan menggasak 1 unit CPU komputer merk Accerr, 1 unit Tv merk Sharp 21 inc, 2 unit Speaker merk Accer, 2 karung beras bulog 15 kg, 1 buah tabung gas isi 3 kg, dan 1unit kompor gas merk Supra raib digasak pelaku.
“Saya kaget pak. Melihat kantor waktu saya datang suasana di dalam kantor sudah kacau balau, dan alat-alat seperti komputer, dan  Tv beras dan tabung gas Elpiji 3 Kg hingga beras, kompor pun raib,”ungkap Aipi.
Menurutnya, pencurian ini diduga karena saat ini perekonomian Pangkalpinang yang terus merosot, sehingga aksi kriminalitas pun ikut meningkat.”Bagaimana tidak mau banyak maling pak. Di Pangkalpinang, lihat saja lah perekonomian kita ini kan sudah melemah ditambah lagi pengangguran banyak yang sudah melarat, coba lihat saja waktu timah masih jalan tidak pernah ada kejadian,”ucapnya.
Sementara itu Kapolsek Bukit Intan Kompol Siswo Nugroho membenarkan adanya kejadian tersebut.”Benar ada kejadian itu di wilayah hukum Polsek Gerunggang, sementara ini kasus tersebut kita masih dalami dan korban pun kita telah lakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,”ujarnya.
Dilanjutkannya, atas kejadian tersebut kantor Kelurahan Gajuah Mada mengalami kerugian sebesar Rp 10 juta.”Kejadian itu untuk perhitungan barang-barang yang hilang pihak kelurahan mengalami kerugian Rp 10 juta,”pungkasnya.(Ode)