LCKI Presdir Tanggungjawab

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Koba Tin Dituding Telantarkan Yayasan Stania

KOBA – Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Subro S Telata mendesak Presiden Direktur (Presdir) PT Koba Tin Kamardin M Top bertanggung jawab terhadap pengelolaan Yayasan Pendidikan Stania Koba.
Diketahui yayasan tersebut telantar, karena dalam beberapa bulan ini tidak lagi mendapat bantuan pendanaan untuk gaji guru dan kebutuhan lainnya. “Kita patut mempertanyakan sejauh mana tanggungjawab Presdir, terlebih lagi dana jamtup tahap pertama sudah dicairkan oleh PT Koba Tin senilai Rp7,5 miliar dan sebesar Rp4,4 miliar lebih diantaranya merupakan klaim biaya untuk tenaga kerja,” ujar Subro kepada RB, Jum’at (30/1) kemarin.
Ia menambahkan, kini para guru dan pengurus yayasan menuntut kejelasan. “Jadi dana Jamtup yang sebagian untuk membayar tenaga kerja itu untuk apa? Katanya Yayasan Stania dibawah naungan PT Koba Tin, jadi otomatis dana Jamtup yang dicairkan itu termasuk bagian dari gaji para guru dan pegawai juga. Sehingga tak selayaknya gaji para guru dan kewajiban lainnya tertunggak,” tegasnya.
Menurut Subro, semua pihak harus mewaspadai indikasi trik dan intrik yang dilakukan oleh sang Presdir Kamardin untuk dapat mencairkan sebanyak-banyaknya dana jamtup pasca tambang senilai USD.16juta. Pasalnya jika semua pihak lengah dan terlena, maka dana jamtup ini akan habis tanpa arah yang jelas.
“Semua orang sudah tahu bagaimana dulu PT Koba Tin, banyak masalah sesaat sebelum Kontrak Karya tidak diperpanjang oleh Kementerian ESDM. Mulai dari masalah tenaga kerja hingga masalah hutang terhadap mitra kerja,” katanya.
Sementara itu proses pencairan dana jamtup pasca tambang PT Koba Tin ini, dilakukan secara bertahap berdasarkan klaim pekerjaan yang diselesaikan sesuai dengan dokumen jamtup yang diserahkan oleh PT Koba Tin kepada Kementerian ESDM. Untuk tahap pertama, PT Koba Tin sudah mencairkan dana jamtup pasca tambang sebesar Rp7.569.325.000 yang disetujui Kementerian ESDM RI.(and)

Baca Juga:  Elfandi Pantau Atlet Atletik Jarak Jauh di Pengalengan Bandung

Rate this article!
Tags:
author

Author: