Lomba Mancing Beluko

by -

 

foto kirian 1-festival

 foto; ade/be
Masyarakat menunjukan hasil pancingan ikan Beluko

SIJUK-Salah satu agenda dari kegiatan Festival Jeramba Sungaipadang II panitia memasukan Lomba Mancing Beluko dua tahun terakhir. Lomba ini cukup menarik minat masyarakat Desa Sungaipadang dan para wisatawan, termasuk para fotografer.
Mancing beluko ini sedikit unik daripada cara memancing ikan lainnya. Ujung pancing biasanya ada pelempangnya (bercabang). Pemancing berdiri di atas bakau sehingga ada tantangan tersendiri.
Mengapa pancing harus ada pelampang. Sebab, pancing sering sekali tersangkut di akar bakau. Ketika pancing tersangkut pelempang itulah yang digunakan untuk mengambil pancing. Jadi, pemancing tidak perlu menyelam mengambil pancing.
Pjs Desa Sungaipadang Fadli mengaku sengaja memasukan mancing Beluko karena animo tahun lalu. Ikan Beluko sebenarnya di Sungaipadang kurang diminati masyarakat, maskipun daging beluko juga lezat seperti ikan air tawar lainnya. “Nyaman daging Beluko, tapi kalau di Sungaipadang masih banyak ikan lain, jadi masih dinomorduakan,” kata Fadli, di Sungaipadang, Rabu (18/2) kemarin.
Bantuk Ikan beluko tak jauh berbeda dengan ikan gabus. Warnanya juga hitam, hanya saja ikan beluko ini lebih kecil dan pendek ukurannya dari ikan gabus. Yang membuat seru ketika mancing beluko, ikan ini adalah jenis pemakan jika dipancing. Jadi umpan lebih sering dimakan. Selain itu populasi beluko di Sungaipadang sangat banyak.
Ia berharap jika mancing beluko ini dibuatkan paket wisata oleh travel tentu akan membuat wisatawan suka. Pasalnya selain menikmati indahnya pohon bakau dan andrenalin keseruan mancing beluko. “Jadi kalau untuk dibuat paket wisata mancing beluko bagus,” kata Fadli. (ade)