Luar Biasa. FLP 2015 Sukses!

by -

*Ribuan Warga dan Turis Padati Pantai Tanjungtinggi
*Panitia  Ucapkan Terima Kasih, Tahun Depan Tetap Digelar

foto A- festival laskar pelangi 2015 ttinggi

Suasana Puncak FLP 2015. Ribuan penonton padati Pantai Tanjungtinggi. Insert: Tarian Barongsai Ikut Meriahkan  Acara. Sajian dari Ponpes Daarul Arofah Sijuk,

SIJUK-Luar biasa..! Sukses untuk urang Belitong Sukses untuk Panitia! Itulah kalimat yang terlontar dari Andrea Hirata dan para penonton usai menyaksikan puncak Festival Laskar Pelangi 2015 di Pantai Tanjungtinggi, 29 Agustus 2015, pekan lalu. Ribuan warga masyarakat dan turis memadati lokasi acara dari depan panggung hingga melebar ke arah barat sepanjang pantai depan Lor In Hotel Belitung. Sepanjang jalan Tanjungtinggi penonton menyemut dan di pinggiran jalan hampir tak ada celah ruang tersisa.
Acara dari siang hari hingga malam puncak yang dimeriahkan 1600 kembang api hampir semua mendapat respon luar biasa dari penonton. Khususnya sesi Tarian Pendulang Timah Kolosal yang diperankan 700 penari, membuat merinding sekaligus heboh penonton. Suara gemuruh teriakan “ Kung Kang Kung, Kung Kang Kung dari penari yang mayoritas anak-anak sekolah ini menggema di lokasi acara.
Momen ini pun tak disia-siakan oleh penonton maupun turis untuk mendokumentasi penampilan tarian kolosal dengan peserta seluruhnya ber-body painting  (bodi dicat khusus,Red). Baik dokumen dalam bentuk foto maupun video, baik dengan kamera berbagai tipe maupun kamera/video handphone dan smartphone. Yang membanggakan lagi, Tarian Pendulang Timah Kolosal ini mendapat penghargaan dari Original Rekor Indonesia (ORI)  Award sebagai Tarian Kolosal dengan penari di-body painting terbanyak di Indonesia.
Suasana puncak FLP 2015 di sore hari dimeriahkan sajian kreasi dari Sekolah Alam Republik Kelekak dan Seni Barongsai serta Tarian Pendulang Timah. Lantas, untuk acara malam hari tak kalah seru dan menghibur dengan MC Donatela VOB. Penampilan Tarian Serongen Malam dan Sepen Hadra anak-anak Ponpes Daarul Arofah Tanjungtinggi mengundang perhatian pengunjung. Ada pula sajian kolaborasi musik –puisi dari Gambus Usni Mariosha dan Diran yang mampu membuat suasana hening.
Suasana makin malam makin heboh ketika permainan musik dari musisi Elektra tampil. Empat wanita cantik anggota Grup Elektra yang sangat piawai memainkan biola membuat decak kagum penonton. Penampilan yang dikolaborasi dengan lantunan penyanyi Meda dan musisi biola Dika asal Jakarta, membuat pertunjukan makin memukau. Apalagi, ditambah dengan penampilan musisi Hiroaki Kato bersama Andrea Hirata dan Musisi Museum Kata, makin membuat suasana puncak FLP 2015, tambah semarak.
Kesukesan penyelenggaraan FLP 2015 ini tak lepas dari kerja keras panitia dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung serta sejumlah sponsor di antaranya BW Suite Hotel, Belitung Highland Resort (BHR), PT Ranati, Lor in Hotel, Toko Tommy, Alfamix, PT SMA, Green Tropical Hotel, Billiton Mineral .
Lantas dukungan juga diberikan dari Museum Kata Andrea Hirata, JM Raje Sware  Belitung dan sejumlah pihak yang tak bisa disebutkan semua, yang pasti ikut berperan dalam suksesnya even tahunan ini. Hadir sebagai media parter yang meliput kegiatan FLP 2015 yakni Harian Belitong Ekspres dan turut dipublikasikan oleh Radio VOB FM.
“Suksesnya kegiatan ini juga tak lepas dari peran serta pengisi acara seperti dari berbagai Sanggar kesenian di Belitung seperti Sanggar Belitong, dan sejumlah sanggar dari Sijuk maupun Tanjungpandan. Begitu pula para seniman dan pegiat seni serta musisi di Belitung,’’ papar Ketua Panitia Kusumah Kosasih kepada Belitong Ekspres usai acara, Sabtu (29/8) malam.
Menurut Kusumah, dirinya bersama semua panitia FLP 2015 tidak bisa berkomentar banyak selain ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang ikut menyukseskan kegiatan ini. Termasuk pihak kepolisian dari Polres Belitung dan Polsek Sijuk yang menjaga keamanan lokasi sepanjang acara berlangsung.
“Tak lupa juga saya ucapkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung dan masyarakat sekitar Pantai Tanjungtinggi  dan Sijuk pada umumnya yang ikut menyukseskan kegiatan ini. Saya perkirakan 10 ribu penonton menyaksikan puncak acara FLP 2015,’’ ucap Kusumah dengan rasa bangga bercampur haru yang tak terduga bakal semeriah ini.
Rencananya FLP 2015 tetap akan digelar pada tahun mendatang dengan penyelenggaraan yang  tentu diupayakan lebih baik dan terus meningkat kualitasnya. “Insyaallah tahun depan akan digelar lagi dengan tetap mengedepankan kebersamaan untuk kesuksesan acara. Sebab, Bupati sudah menyatakan dukungan kepada FLP seperti diutarakan waktu pembukaan FLP 2015 lalu. Semoga bisa direalisasikan tahun depan,’’ paparnya.
Dukungan pemerintah ini pun juga disampaikan langsung oleh Bupati Belitung Sahani Saleh saat menutup acara di atas panggung. Berulangkali Bupati menanyakan langsung ke penonton, apakah festival yang diganti nama Festival Negeri Laskar Pelangi ini akan digelar di tahun depan, dengan sponton dan suara keras, penonton langsung menjawab “iyaaa..”. Dan Bupati pun menyanggupi akan mendukung kegiatan di di tahun depan. (kin/agu)