Main BBM Solar, JH Diamankan Polisi

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

main solar tengah1

Anggota Polres Beltim, saat mengamankan satu unit mobil merk Isuzu Fanther warna hijau nomor polisi BN 2485 LQ beserta BBM solar sebanyak 330 liter, Selasa (31/3) kemarin.

MANGGAR – Diduga melakukan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubdisi, Jh (56) warga Dusun Numpang Empat Desa Mekar Jaya, Kecamatan Manggar, diamankan jajaran Polres Belitung Timur (Beltim). Tersangka diamankan bersama barang bukti berupa BBM jenis solar sebanyak 330 liter dan satu unit mobil merk Isuzu Fanther warna hijau nomor polisi BN 2485 LQ, di kediamannya, Senin (30/3) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kapolres Beltim, AKBP Nugrah Trihadi S.Ik melalui Plt Kasat Reskrim, AKP Andi Purwanto saat ditemui Belitong Ekspres di ruang kerjanya mengatakan, penangkapan berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat. Sebagai tindak lanjut, anggota Polres langsung melakukan pengecekan dan menemukan penyalahgunaan BBM jenis solar.
“Berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat, anggota langsung bergerak. Tersangka diamankan di rumahnya dan saat ini sudah menjalani pemeriksaan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” ujar AKP Andi, Selasa (31/3) kemarin.
Adapun barang bukti yang diamankan antara lain, satu unit mobil merk Isuzu warna hijau nomor polisi BN 2485 LQ beserta kunci kontak mobil, selang sepanjang 1 meter , dua buah derigen ukuran 50 liter warna hijau, tujuh buah derigen ukuran 20 liter warna putih.  Di kediaman tersangka polisi juga mengamankan dua buah derigen ukuran 30 liter warna hijau dan satu buah derigen ukuran 30 liter yang berisi BBM solar sebanyak 330 liter. Selain itu, ikut diamankan satu buah ember warna putih dan satu buah corong serba guna ukuran besar terbuat dari plastik.
“Semuanya sudah kita amankan di Polres Beltim guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut,” terang AKP Andi.
Penyidik, kata AKP Andi, telah memeriksa sejumlah saksi terkait kepemilikan BBM jenis solar oleh tersangka. Tersangka diduga melanggar pasal 55 Undang-Undang nomor 22 tahun 2001 tentang Migas. Jika terbukti, selain ancaman kurungan 6 tahun penjara, tersangka juga dikenakan denda Rp 60 miliar. (feb)

Baca Juga:  Bulan Januari, Babel Alami Inflasi 3,25%
Rate this article!
Tags:
author

Author: