Main Sabu Akhirnya Diciduk Polisi

by -

BELINYU – Peredaran barang haram berupa sabu  tampaknya tak ada habis-habisnya. Di kecamatan Belinyu KAbupaten Bangka, tiga orang pemain sabu  diciduk oleh aparat dari Polsek Belinyu. Dua ditangkap saat akan bertransaksi sementara satu lagi diringkus hasil pengembangan kasus.
Ketiganya adalah Hendra alias Gagap alias Ahen bin    Men Khoie (34), warga Lingkungan Nelayan 1 Kelurahan Sungailiat, Erwin alias Baye bin Ramin, warga desa Puding Besar serta Firmansyah alias Rio warga Lingkungan Nelayan 1. Ketiganya diamankan pada Sabtu (5/12) lalu.
Kapolsek Belinyu Kompol Joko Triyono, SIK melalui Kanitres Bripka Defriansyah, SH,  Minggu (6/12) mengatakan bahwa penangkapan ketiganya berdasaran laporan dan penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Belinyu.
Awalnya polisi mendapat laporan dari masyarakat bahwa di jalan lurus kelurahan Kuto Panji akan terjadi transaksi narkoba. Laporan tersebut ditanggapi dengan menerjunkan petugas ke lokasi yang dimaksud. Di tkp, dicurigai dua orang laki-laki sedang duduk di depan sebuah ruko. Kemudian petugas langsung mengamankan keduanya. Setelah digeledah tak jauh dari keduanya duduk, petugas menemukan barang bukti berupa 1 bungkus serbuk kristal yang diduga sabu. Sabu ini dibungkus dalam kotak rokok merk A1.
Dari hasil interogasi awal di TKP kedua pelaku mengakui bahwa barang bukti yang di temukan tersebut adalah milik mereka. Barang ini didapatkan dari seorang yang bernama Firman. Selanjutnya kedua pelaku langsung di bawa ke Mapolsek Belinyu.    Kemudian pada malam itu juga polisi langsung menjemput Firman di Desa Neknang kecamatan Bakam.
Setelah dilakukan penggeledahan, di kamar mandi petugas menemukan 1 bungkus  besar plastik bening berisi kristal putih di duga sabu, tiga bungkus sedang plastik bening berisi kristal putih diduga sabu, satu bungkus plastik bening berisi daun kering diduga ganja. Polisi juga mengamankan 5 lembar kertas piper, 1 handphone Nokia 1208 dan sepeda motor supra yang digunakan pelaku. (joi)