Majalah Kristen Sebut Donald Trump tak Punya Moral

by -
Majalah Kristen Sebut Donald Trump tak Punya Moral

belitongekspres.co.id, AS – Surat kabar umat Kristen Evangelis, Christianity Today, menulis sebuah laporan yang mengatakan Presiden Donald Trump tidak bermoral dan pantas untuk dilengserkan dari Gedung Putih.
Koran yang didirkan oleh mendiang Pendeta Billy Graham ini, menyetujui pemakzulan Donald Trump. Pimpinan redaksi, Mark Galli mengatakan dalam artikel tersebut, pemakzulan terhadap Donald Trump merupakan hal yang bijaksana.

“Apakah Tuan Trump harus dicopot dari jabatannya oleh Senat atau dengan pemilihan umum berikutnya, itu adalah masalah penilaian yang bijaksana. Kami yakin, bahwa ia harus disingkirkan.” Demikian bunyi artikel Christianity Today, diterbitkan pada Jumat (21/12).

Christianity Today menilai, Trump telah berusaha menggunakan kekuatan politiknya untuk memaksa pemimpin asing melecehkan dan mendiskreditkan salah satu lawan politiknya. Tindakan Trump ini dianggap tidak bermoral. “Itu bukan hanya pelanggaran Konstitusi, tetapi lebih penting lagi, itu sangat tidak bermoral,” tlis Christianity Today.

Editorial itu Itu juga mengajak para Kristen yang taat untuk melihat semua tindakan Trump. “Kepada banyak evangelis yang terus mendukung Tuan Trump meskipun catatan moralnya menghitam, kita dapat mengatakan ini: Ingat siapa Anda dan siapa yang Anda layani,” tulis Galli.

“Pertimbangkan bagaimana pembenaranmu atas Tuan Trump memengaruhi kesaksianmu kepada Tuhan dan Juru Selamatmu,” sambungnya.

Sementara itu, Trump mengecam majalah itu lewat cuitannya di twitter pada Jumat pagi. Presiden 73 tahun ini menyebut Christianity Today sebagai majalah paling kiri yang berkinerja buruk. “Tidak ada Presiden yang berbuat lebih banyak untuk komunitas Evangelis, dan itu bahkan tidak dekat. Saya tidak akan membaca CT lagi!”, tulis Trump.

Dilansir washingtonpos Christianity Today merupakan Majalah yang selalu membanggakan dirinya dalam menggambar pembaca di kanan dan kiri, termasuk Hillary Clinton ketika dia menjadi ibu negara. Graham, sang pendiri, memiliki persahabatan dekat dengan beberapa presiden sebelum dia meninggal pada 2018.

Diketahui, setelah rapat selama 10 jam, Dewan Perwakilan AS sepakat memakzulkan Trump dengan suara 203 melawan 197 yang menolak. Tak ada satu pun anggota Dewan Perwakilan dari Partai Republik yang mendukung pemakzulan Trump, sementara itu ada dua anggota badan legislatif dari Partai Demokrat itu menolak pemakzulan sang presiden.

Trump selanjutnya akan disidang Senat. Senat, yang didominasi Partai Republik, membutuhkan suara minimal dua pertiga untuk benar-benar memakzulkan dan mendepak Trump dari Gedung Putih. (dal/fin)

 

Artikel ini sudah dimuat di FIN.CO.ID dengen judul Majalah Kristen Sebut Donald Trump tak Punya Moral