Maksimal Pukul 8 Malam, Warkop dan Kafe di Wilayah Beltim Wajib Tutup

by -
Maksimal Pukul 8 Malam Warkop dan Kafe di Wilayah Beltim Wajib Tutup

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Menindaklajuti Maklumat Kapolri Jenderal Drs. Idham Aziz dan Gubernur Provinsi Babel Erzaldi Rosman, Kabag Ops Polres Beltim Kompol Aan Hadi Nugroho Wibowo mengingatkan, bahwa seluruh warkop dan kafe di wilayah Kabupaten Belitung Timur (Beltim), wajib tutup maksimal pukul 8 malam.

Hal tersebut merupakan upaya tindak lanjut terhadap pencegahan penyebaran Covid-19, yang dilaksanakan oleh TNI/Polri dan Satpol PP di Beltim. Kegiatan dilaksanakan dengan penyampaian himbauan dan penempelan maklumat ke seluruh warung kopi yang ada di Beltim, belum lama ini.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Beltim Kompol Aan Hadi Nugroho Wibowo dan Danramil Manggar Mayor Inf Djoko Lelono, diawali dengan apel bersama di Mapolres Beltim. Diikuti oleh Jajaran Koramil Manggar, Danpos AL, AU, Jajaran Polsek dan Polres Beltim, serta Satpol PP Beltim.

“Kita menindaklanjuti himbauan Bapak Gubernur dan Pak Kapolda, dimana kita menindaklanjuti kegiatan untuk mengurangi penyebaran covid-19 dengan cara sesuai maklumat Gubernur, pukul 8 semua kegiatan harus sudah tidak ada lagi,” tegas Kompol Aan Hadi kepada Belitong Ekspres.

Dalam upaya pencegahan covid-19, Kompol Aan mengkedepankan cara pendekatan terhadap masyarakat melalui kunjungan langsung ke warkop-warkop. Jika kemudian hari jika masyarakat tidak mengindahkan maklumat Kapolri, dia akan melakukan tindakan. Dan juga, jika kondisi sudah membaik, tetap akan dilakukan normalisasi kembali.

“Kita himbau, kita lihat perkembangannya nanti di Beltim, ketika sudah mulai banyak penyebaran virus, terpaksa harus kita lumpuhkan kegiatan ini. Tetapi kita kedepannya lebih bagus nanti kita akan sampaikan ke masyarakat untuk kegiatan ini sudah mulai berangsur-angsur baik,” tuturnya.

Kalimat senada disampaikan oleh Danramil Manggar, Mayor Inf Djoko Lelono. Ia mengatakan, pada kegiatan tersebut dirinya mengingatkan kembali sosialisasi kepada masyarakat, terutama kepada pemilik-pemilik warung tempat berkumpulnya masyarakat.

“Kita batasi sampai dengan pukul 8, sesuai dengan perintah hasil rapat koordinasi dari Gubernur Babel kepada jajaran. Kita sebagai aparat pemerintah, penegak, makanya melaksanakan kegiatan ini mensosialisasikan ke masyarakat. Agar masyarakat tahu bahawa ini adalah salah satu bentuk pencegahan dari Covid-19, mudah-mudahan dengan kesadaran maayarakat ini dapat memutus virus Corona,” terang Mayor Inf Djoko Lelono.

Oleh karenanya, kedepannya dia berharap Pulau Belitong terhindar dari wabah Covid-19, serta tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dan dalam hal ini dirinya mengatakan akan ada upaya tindakan terhadap masyarakat yang membandel.

“Yang jelas tindakan lanjut pasti ada. Karena dari maklumat, ada penekanan dari Kapolri dalam hal ini nanti dari kepolisian yang menindak, jika memang tidak bisa diingatkan dan sebagainya, terpaksa kita akan tindak secara jalur hukumnya,” tandasnya. (dny)