Maling Baterai Tower Terungkap

by -

PANGKALPINANG – Komplotan spesialis pencuri baterai tower akhirnya berhasil diungkap. Dua pelaku yang berhasil diamankan Kamis kemarin (3/12), yaitu AY (21) dan RI (25) yang bahkan terpaksa menerima timah panas dipahanya, merupakan tambahan pelaku yang berhasil ditangkap sebelumnya, yaitu RD. Beda dengan AY dan RI yang merupakan pelaku pencurian, RD diamankan karena sebagai penadah dari barang curian tersebut.
“Total tersangka yang baru kita amankan sebanyak tiga orang. RI dan AY merupakan pelaku pencurian, satu orang  penadah berinisial RD juga sudah kita amankan. Masih ada satu lagi yang masih buron yang juga pelaku pencurian. Dia masih dalam penyelidikan,” kata Kapolres Pangkalpinang, AKBP Heru BP saat gelar perkara di halaman Mapolres kemarin (4/12).
Tak hanya berhasil mengamankan para pelaku saja, polisi pun berhasli mendapatkan sejumlah barang bukti hasil curiannya. Barang bukti tersebut berupa 35 baterai tower, kabel tower, linggis, tang sebo dan mobil yang digunakan para pelaku dalam menjalankan aksinya. “Barang bukti tersebut kita bawa ke Polres untuk diamankan,” tegas Kapolres.
Lanjut Kapolres, para pelaku ini bukanlah pemain baru dalam aksi pencurian pemberatan (curat) baterai tower. Dari hasil pemeriksaan dan pencocokan laporan kepolisian, sudah ada 4 tempat kejadian perkara (TKP) yang menjadi lokasi pencurian. “Sudah ada 4 TKP pencurian yang mereka lakukan. Ada 2 tower di jalan Koba, 1 tower di Air Mesu dan 1 tower di Tua Tunu,” ujar Kapolres.
Masih dari pemeriksaan para pelaku, baterai tower yang ditaksir senilai Rp 25 juta per unitnya, dijual para pelaku kepada RD secara kiloan. Lalu, RD menjualnya lagi ke luar daerah. Dari harga jual tersebut ditaksir Rp 7.000 perkilonya. “Terhadap kedua tersangka pencurian, RI dan AY, penyidik mengenakan pasal 363 KUHP dan terhadap penadah dijerat Pasal 480 KUHP. Ancamannya tujuh tahun penjara,” pungkas Kapolres. (aka)