Malut Tumbangkan NTT 4-3

by -2 views

MANGGAR-Laga Final LIDI Menpora Cup 2015 antara tim Maluku Utara (Malut) kontra Nusa Tenggara Timur,  di Stadion Belitung Timur, Minggu (23/8) kemarin , berlangsung dramatis. Saling kejar gol terjadi di antara kedua tim usai Malut menjebol gawang NTT saat pertandingan baru berjalan 45 detik. Bahkan yang menegangkan, saat NTT unggul 3-2 atas Malut, persis satu menit menjelang pertandingan usai, tim yang bermarkas di bawah Gunung Gamalama itu mampu menyamakan skor 3-3.
Ribuan pasang mata pun dibuat  terperanga dan pertandingan makin seru. Namun, di babak perpanjangan waktu  2 x 15 menit, Malut menunjukkan kelasnya sebagai kans jawara di turnamen yang berlangsung sejak 4 Agustus 2015 itu. Gol Arsil Kadir (9) di menit 97 menjadi penentu kemenangan Malut atas NTT dengan skor 4-3 (2-1).
Gol Malut lainnya dicetak oleh Safrudin Tahar pada menit ke-1 dan 92 dan Fandi Mochtar menit ke-43. Sementara itu, gol NTT dicetak oleh Vincenta P Laude menit ke-38, Alsan PM Sanda menit ke-60, dan Kristoforus Lao menit ke-71.
Pada menit ke-1 Malut memecah kebuntuhan melalui tendangan keras Safrudin Tahar, setelah mendapat umpan dari sepak pojok Rifal Lestori. Skorpun berubah menjadi 1-0 untuk Malut.
Setelah gol terjadi, Malut yang dimotori Mantan Pemain Timnas Fandi Muchtar terus melakukan serangan. Beberapa kali peluang emas tercipta, namun tendangan dari beberapa pemain Malut dapat ditepis penjaga gawang NTT yang dikawal Markus Leb.
Keasyikan menyerang, Malut lupa akan pertahannya. Pada menit ke 38, NTT berhasil menyamakan kedudukan. Itu setelah tendangan spektakuler Vincent Loube, dari jarak sekitar 40 meter gagal ditepis kiper Malut, dan bola pun masuk ke Kanan gawang. Skorpun berubah menjadi 1-1.

Dua menit babak pertama usai, Malut kembali berhasil mengubah kedudukan. El Capitano Fandi Muchtar berhasil mengetarkan jala gawang NTT, melalui tandukannya, setelah mendapat umpan matang dari Zamroni, skorpun berubah menjadi 2-1.

Setelah gol tercipta, masing-masing tim bermain monoton. Kondisi angin yang kencang, di Stadion Utama Beltim sempat membuat kedua tim kesulitan untuk menampilkan permainan terbaiknya. Hingga wasit meniup peluit panjang babak pertama usai, skor tidak berubah 2-1 bagi kemenangan Malut.

Memasuki babak kedua, NTT yang mengunakan kostum berwarna merah langsung tancap gas. NTT yang bermain tertekan di babak pertama, bermain dominan di awal babak kedua.  Umpan-umpan matang dari Aldero sempat membahayakan pertahanan Malut.

Namun, kokohnya benteng pertahanan Malut, membuat para pemain NTT sempat frustasi. Pada menit ke 55, NTT mendapat peluang emas, namun sayang tendangan Aldero, yang mantan pemain Fatahillah 354 ini melebar tinggi di atas tiang gawang Malut.

Pada menit ke 60, Alsan Sania pemain NTT berhasil menyamakan kedudukan, setelah kiper Malut yang dikawal Zulkifli Saleh melakukan blunder. Dengan mudahnya, pemain nomor punggung 11 ini langsung menyodokan bola, dan skorpun berubah menjadi 2-2.

Di menit ke 70, Dewi Fortuna akhirnya berpihak pada NTT, lagi-lagi untuk kedua kalinya penjaga gawang Malut melakukan blunder di depan gawang. Kristiantorus yang berdiri bebas di hadapan gawang langsung menyambar si kulit bundar, skorpun berubah menjadi 2-3.

Ribuan penonton yang hadir sempat dibuat berdebar debar menyaksikan jalannya pertandingan ini. Saat Malut tertinggal 2-3, Fandi Mochtar Dkk berusaha bangkit. Serang demi serangan gencar dilakukan, namun tendangan para pemain Malut berhasil ditangkap penjaga gawang NTT, yang bermain sangat cemerlang di pertandingan final ini.

Memasuki menit injuri time, Stadion kebanggan masyarakat Beltim yang berkapasitas 15 ribu penontong ini dibuat bergetar, setalah Safrudin Tahar kembali merobel gawang NTT, skorpun berubah menjadi 3-3.

Hingga wasit Damanik asal Jakarta meniup peluit panjang babak kedua, skor tidak berubah 3-3 bagi kedua tim. Dengan hasil ini, pertandingan dilanjutkan perpanjangan waktu selama 2×15 menit.

Malut akhirnya memastikan juara setelah Arsil Kadir berhasil mencetak gol setelah sontekannya tak mampu dihalau penjaga gawang NTT, di babak pertama perpanjangan waktu. Hingga akhir babak perpanjangan waktu kedua, skor tidak berubah 4-3 bagi kemenangan Malut.

Dengan hasil ini Malut, memastikan diri menjadi The Winner Liga Desa Indonesia (LIDI) 2015 Piala Menpora RI dan NTT sebagai Runner UP. Sedang posisi juara ketiga Sumatera Barat (Sumbar).
Malut  berhak medali emas dan uang pembinaan sebesar Rp 100 juta, NTT mendapat medali perak dan uang sebesar Rp 75 juta, dan Sumbar hanya dapat medali perunggu, juga uang pembinaan sebesar Rp 50 juta. (kin)

Berikut susunan pemain kedua tim.

Maluku Utara (Putih Orange)
Zulkifli Saleh (22). Safrudin Tahar (27), Sutrisno Idris (25), Sadam Tenang (8), Marsel Albert (6). Zamroni M Dun (17), Anggi Yusuf (17) Fandi Muchtar (5) (C)/ Arsil Kadir (9) (80), Jali Ibrahim (7), Rizal Lestoni (23), Andre Abubakar (10)

Nusa Tenggara Timur (Merah)
Markus Leb (19). Agung (6), Jendri Aliun (5), Haswandi (13), Osdi Bani (16). David Aldero (12), Zulfikar (15), Kristotoris (11), Vicent (9), Yulno Mauluko (10) Alsan Sandia (17).