Maman Akhirnya Tertangkap

by -

*Residivis dengan Kasus Pencurian

TANJUNGPANDAN-Usai sudah pelarian Darman (50), Warga Jalan Wahab Azis Kelurahan Paal Satu, tersangka kasus pencurian dompet milik Amoy, pertengahan April lalu. Pelaku berhasil diamankan Tim Buser Polres Belitung di Jalan Gatot Subroto, Senin (10/8) malam lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, setelah Tim Buser mengetahui Darman adalah tersangka pencurian tersebut, beberapa anggota mengatur strategi untuk mengamankan resedivis ini.
Pada saat hendak ditangkap pelaku sedang asyik pesta miras bersama rekan-rekannya. Saat polisi datang, tersangka berusaha kabur. Namun, dengan kesigapan anggota Polisi yang dipimpin Kanit Buser Polres Belitung Aiptu Irwan Hafidz pelaku berhasil ditangkap dan diamankan di Mapolres.
Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Candra Matta Rohansyah mengatakan, pelaku saat sudah diamankan dan masih dalam proses penyidikan. Dijelaskan, pelaku merupakan resedivis. Sebab, sudah beberapa kali keluar masuk penjara. sementara itu, barang bukti berupa dompet dan dua buah hape sudah diamankan.
“Untuk ancamannya, pelaku (Darman,red) dikenakan dengan Pasal 362, pencurian pada siang hari. Ancaman hukumannya lima tahun penjara,” ujar Kasat Reskrim kepada Belitong Ekspres, Selasa (11/8) kemarin.
Sementara itu, dari pengakuan Darman, dirinya nekat melakukan perbuatan tersebut untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Sebab, saat itu ia tidak memiliki pekerjaan pasca keluar dari Rutan Kelas IIB Cerucuk lantaran kasus yang sama.
Dijelaskan Darman, saat itu dirinya sudah mengawasi Amoy saat belanja di Puncak Jalan Sriwijaya. Saat korban turun dari mobil, ia menunggu kondisi aman. Setelah itu, dia masuk ke dalam mobil korban dan mengambil dompet tersebut.
“Waktu itu, kondisi mobilnya tidak dikunci. Jadi saya bisa mengambil barang yang ada di dalam mobil. Di dalam dompet itu, berisi dua hape dan uang sebesar Rp 150 ribu,” ujar pria yang kerap disapa Maman ini.
Duda dua anak ini, juga mengakui kalau dirinya merupakan resedivis. Sebab, dia menyatakan sudah puluhan kali masuk penjara. “Dan ini merupakan yang ke 17 kalinya,” pungkasnya.(kin)