Manfaatkan Sampah Organik, DLH Ajak Masyarakat Buat Pupuk Kompos

by -
Manfaatkan Sampah Organik, DLH Ajak Masyarakat Buat Pupuk Kompos

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Edi Usdianto mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos itu dapat dimanfaatkan sebagai media tanam dan penyubur tanaman.

“Pembuatan pupuk kompos ini juga sebagai edukasi ke masyarakat untuk memanfaatkan sampah menjadi barang yang berguna dan mengurangi sampah yang ada di Belitung,” kata Kepala DLH Belitung Edi Usdianto kepada Belitong Ekspres, Rabu (3/2) kemarin.

Dijelaskannya, para petugas memproduksi kompos tersebut dengan memanfaatkan dua unit mesin penggiling yang dimiliki oleh DLH Belitung. Bahan baku pembuatan kompos berasal dari sampah rumah tangga seperti sayur-sayuran, buah-buahan, daun pisang, kulit dan bongkol pisang. “Termasuk berbagai sampah organik berasal dan dari sejumlah pasar yang ada di sini,” terangnya.

Menurut pria yang akrab disapa Edu, proses pembuatan kompos dimulai dengan mencampurkan bahan baku tersebut dengan bahan lain. Seperti serbuk gergaji dan setelah kondisinya hancur melewati proses penggilingan maka disatukan dalam sebuah wadah. “Setelah itu baru dimasukkan ke dalam tong komposter dan ditambah air kemudian dibiarkan beberapa hari,” jelasnya.

Kata Edu, kualitas kompos tersebut sangat baik untuk media tanam terutama untuk penyubur daun dan batang. “Jadi bisa membuat tanaman jadi subur dan ini istilahnya memanfaatkan barang yang tidak berguna menjadi bermanfaat. Ini juga sebagai bentuk pengurangan sampah di masyarakat,” tukasnya.

Saat ini produksi kompos tersebut hanya dibagikan kepada petani dan tidak diperjualbelikan dikarenakan masih dalam tahap ujicoba. “Ya masih gratis. Ini sudah berjalan sejak dua minggu lalu. Untuk mesin gilingnya hanya ada dua sebetulnya ada empat unit tapi dua unit lagi kami hibahkan ke Desa,” pungkasnya. (rez)