Mantan Kades Air Ketekok Ditahan

by -
Mantan Kades Air Ketekok Ditahan

Dititip di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Perkembangan kasus perkara dugaan tindak pidana korupsi untuk pengelolaan keuangan Desa Aik Ketekok, sudah memasuki tahap II. Kasus yang menjerat mantan Kepala Desa Aik Ketekok, HD dan Bendaharanya, HY itu tengah dilakukan penyerahan dari penyidik.

Penyidik tindak pidana korupsi pada bidang tindak pindana khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung menyerahkanya kepada Penuntut Umum. Setelah itu, kedua tersangka dibawa ke mobil tahanan untuk dititip ke Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

“Karena ini internal kejaksaan jadi prosesnya antara penyidik dan penuntut adalah satu atap jadi semuanya berasal dari kejaksaan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung, Ali Nurudin, Selasa (4/2/2020).

Kemudian kata Ali, untuk ke dua tersangka berdasarkan saran dari Jaksa P16A Penuntut Umum, dan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Belitung, kedua tersangka akan dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan. “Mengapa kita lakukan penahanan karena pasal yang didakwakan untuk perkara ini bisa dilakukan penahanan. Ancamannya di atas 5 Tahun,” jelas Ali.

Tentunya masih Kata Ali, proses penahanan ini juga dilakukan supaya mempercepat proses persidangan, mengingat persidangannya bukan di Belitung melainkan di Bangka. Usai dilakukan audit dari Inspektorat Kabupaten Belitung bekerjasama dengan Pidsus Kejari diperoleh perhitungan kerugian negara sejumlah kurang lebih Rp2,7 miliar.

“Rp2,7 miliar itu, selama 4 Tahun, dari tahun anggaran 2015 sampai 2018. Jadi penjumlahan dari setiap tahunnya ada penyimpangan dan didapat total kurang lebih Rp2,7 miliar ini,” jelasnya.

Sedangkan kedua tersebut dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Untuk ancaman pada pasal 2 kan minimal 4 tahun paling lama 20 tahun atau seumur hidup. Tapi pasal 3 ancamannya minimal 1 sampai 20 tahun. Kemudian kedua tersangka itu berkasnya dipisah,” pungkasnya. (fg6)

Editor: yud