Maret, Beras Raskin Disalurkan

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

PANGKALPINANG – Kepala Badan Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (BPMPD) Bangka Belitung (Babel) Syaifuddin mengatakan, penyaluran beras miskin gratis (raskintis) kepada Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS PM) di Babel akan disalurkan pada Maret 2015 mendatang.
“Mungkin bulan Maret nanti beras ini baru bisa dibagikan, dan keterlambatan selama 3 bulan ini memang umum terjadi di awal tahun karena anggarannya juga baru turun,” ujarnya, kemarin (16/2).
Terlambatnya penyaluran raskintis ini, menurut Syaifuddin karena adanya keterlambatan dalam penandatanganan MoU pihak Bulog dengan pagu anggaran yang baru turun di BPMPD Babel. Dan lokasi dana raskintis ini sebesar Rp11,9 miliar, termasuk alokasi untuk raskin ke-13.
Bagi penerima raskin sendiri, menurut Syaifuddin pihaknya masih menggunakan data lama yang dihimpun oleh BPS, meskip masih banyak yang belum terdata harusnya berhak menerima beras raskin ini atau yang terdata seharusnya sudah tidak berhak lagi menerima raskin ini.
“Untuk data penerima ini kita akan koordinasikan dengan desa-desa di Babel, di Desa juga akan kita pantau dan verifikasi data itu. Kita harap yang sudah mampu sadar bahwa Ia tak berhak menerima lagi, tapi kadang banyak juga yang ngotot untuk mau menerimanya, padahal kita sudah minta mereka untuk alihkan ke pihak warga lain yang lebih berhak menerimanya,” terang Syaifuddin.
Dilihat dari data yang diterima oleh BPS Babel, penerima raskintis tahun ini ada 41.645 orang, untuk Pangkalpinang 5.512 orang, Kabupaten Bangka induk ada 9.182 orang, Bangka Barat 4.744 orang, Bangka Tengah 6.972 orang, Bangka Selatan 3.890 orang, Belitung 7.589 orang dan Belitung Timur ada 3.746. “Itu jumlah penerima raskin yang kita berikan berdasar data dari BPS Babel,” terangnya.
Saat disinggung apakah ada raskin ke-13, Syaifuddin mengaku belum bisa dipastikan karena masih menunggu perintah dari pemerintah pusat, dan jika ada, Pemprov Babel selalu siap menyalurkannya.
“Sebelum beras dibagikan, kita selalu cek ke Bulog untuk melihat mana beras yang akan dibagikan, karena kualitas berasnya harus tetap standar medium. Kalau kualitasnya tidak sesuai, kita minta Bulog segera menggantinya sesuai kualitasnya,” tutup Syaifuddin. (eza)

banner 1200x200

Baca Juga:  Usulan Komisaris PT Timah Sudah Dapat Lampu Hijau
Rate this article!
Tags:
author

Author: