Martabak Terbesar Siap Pecahkan MURI

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

PANGKALPINANG – Setelah tiga kali melakukan uji coba. Akhirnya, pembuatan hoklopan atau martabak terbesar, sukses digelar. Dengan itu, Museum Rekor Indonesia (MURI) pun siap dipecahkan. Ketua pengarah kegiatan Achmad Subari menjelaskan, uji coba ini merupakan kali terakhir sebelum benar-benar memecahkan MURI di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang, Minggu (12/5) mendatang.
“Ini uji coba ketiga kali. Untuk kali ini hasilnya mulai dari sistem loyang, pengapian, dan lainnya cukup baik, Insyallah pada hari H nanti berjalan lancar. Intinya 98 persen kita siap,” ujarnya, kemarin (8/4). Menurut pria yang akrab disapa Acu ini, dalam uji coba pihaknya masih sedikit mengalami gangguan. Dimana sistem pemanasan loyang terlalu panas. Sehingga adonan kue yang dituangkan ke dalam loyang sempat gosong.
Namun akhirnya kata dia, semua dapat diakali dengan uji coba berikutnya. Dengan begitu panita siap menggelar pemecahan rekor MURI yang akan dipadukan dalam sebuah festival dan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan puncak nantinya.
Pada uji coba sebelumnya, panita menggunakan empat unit tabung gas dengan masing-masing ukuran 12kg untuk memanaskan loyang dengan ukuran 2,5 meter tersebut. Akan tetapi pada uji coba kali ini, panitia menggunakan arang untuk memaskan wajan raksasa itu. “Kita sengaja dalam uji coba kali ini pengapian untuk memaskan wajannya dengan menggunakan arang, karena dengan arang ini panasnya bisa merata, jika terkena tiupan angin juga tidak begitu berpengaruh,” jelasnya. Selain itu tambah dia, pembuatannya sebisa mungkin mempertahankan tradisi pembuatan martabak itu sendiri.
“Jadi kita kembali ke tempo dulu, kalau dulunya itu tidak ada orang bikin hoklopan pakai kompor, semuanya pakai bara,” sebutnya. Jika menggunakan arang, otomatis dari arang-arang tersebut akan menghasilkan abu, dimana abu-abu itu akan mudah diterbangkan angin bila terkena tiupannya. “Untuk mengindari tiupan angin jangan sampai debu dari arang ini tidak bertebaran masuk kedalam loyang kuenya, nantinya lobang-lobang untuk memasukan arang itu kita tahan dengan drum,” katanya. Ia pun berharap kepada masyarakat untuk mensukseskan acara ini nantinya.(cr61)

Baca Juga:  Sambut Ramadan, Molen Pawai Ta'ruf Bareng Warga

Rate this article!
Tags:
author

Author: