banner 728x90

Martin, Tersangka Curanmor Didor Polisi!

Life at ease with amazing nature| Leebong island
Tersangka Martin berikut BB Motor hasil curian

Tersangka Martin berikut BB sepeda motor hasil curian.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Martin (26), pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) di rumah bos Toko Sport Pakistan, Tanjungpandan, terpaksa didor polisi. Warga Banyuasin Sumatera Selatan ini dilumpuhkan di Jalan Pasir Putih Lesung Batang, Akhir pekan lalu.

Jajaran Satreskrim Polres Belitung menghadiahi timah panas pada bagian salah satu kaki pelaku, lantaran berusaha kabur saat hendak dilakukan penangkapan. Sekarang, tersangka sudah berada di sel Mapolres Belitung untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa mengatakan, sebelum dilakukan penangkapan polisi mendapat laporan dari korbannya. Yakni Muhammad Hatta warga Jalan Sriwijaya Tanjungpandan, Jumat (4/10) lalu.

Korban melapor SPKT Polres Belitung karena motor metik BN 5658 XD miliknya yang diparkir di halaman rumah hilang. Mengetahui hal itu, jajaran Satreskrim langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah melakukan olah TKP, polisi mendapat informasi keberadaan tersangka. Hingga akhirnya, Satreskrim Polres Belitung langsung mendatangi lokasi. Kemudian, polisi melumpuhkan pelaku dan mengamankan barang bukti sepeda motor hasil curian tersebut.

Pelaku berikut barang bukti selanjutnya digelandang ke Polres Belitung untuk dilakukan penyidikan. Dari hasil penyidikan Kata AKP Erwan, tersangka merupakan warga pendatang yang berkunjung ke Belitung.

Kronologis kejadiannya, saat itu dia keluar dari hotel tempatnya menginap di Jalan Sriwijaya. Dia jalan kaki di seputaran lokasi. Setiba di lokasi (rumah korban Hatta) dia melihat pagar rumah terbuka.

“Setelah itu tersangka masuk dan melihat motor tersebut di parkir. Sedangkan kuncinya masih nempel. Akhirnya pelaku membawa kabur motor tersebut,” kata AKP Erwan kepada Belitong Ekspres, Senin (7/10) kemarin.

Beruntung, motor tersebut belum sempat digadaikan. Atas perbuatannya polisi menjerat tersangka dengan Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Pencurian. Ancaman hukumannya lima tahun penjara.

“Dalam kasus ini korban mengalami kerugian belasan Juta rupiah. Saya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada. Khususnya saat memarkir kendaraannya. Usahakan kontak motor dicabut. Sebab di Belitung sering kali terjadi kasus curanmor karena kunci masih ada di motor,” pungkasnya.

Sementara itu, Muhammad Hatta mengatakan, awalnya dia hendak Salat Subuh. Pada saat keluar rumah, Hatta melihat motor matic warna dop miliknya tak ada di lokasi. Sedangkan pada malam hari sebelum dia tidur, Bos Sepatu ini memarkirkan kendaraannya di situ.

Setelah itu, dia melihat ke CCTV rumahnya. Ternyata, motor kesayangannya ini diambil oleh orang yang tak dikenal. Mengetahui hal itu, dia langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Belitung.

“Saat polisi datang ke rumah, kita berikan rekaman CCTV-nya. Sekarang alhamdulilah pelakunya sudah tertangkap,” kata pemilik Klub Sepakbola Belitong FC ini. (kin)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply