Masa Isolasi 6 Pasien Positif Selesai, 236 Kontak Erat Negatif Covid-19

by -
Masa Isolasi 6 Pasien Corona Selesai, Toko N'fresh dan Mie Ayam Akim Boleh Jualan
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKPPKB Kabupaten Beltim, Supeni.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Setelah berakhirnya masa isolasi mandiri, Toko Buah N’fresh, Warung Mie Ayam Akim, serta tempat- tempat usaha yang pernah kontak dengan pasien positif Corona, diperbolehkan beraktifitas kembali. Namun demikian tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Supeni. Selain dengan berakhirnya masa isolasi mandiri, Supeni mengatakan bahwa telah keluar hasil dari Laboratorium PPI Balitbangkes Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Jakarta.

“Sebanyak 236 sampel swab yang diterima pada tanggal 25 Juli dan 3 Agustus 2020 dari Laboratorium PPI Balitbangkes Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Jakarta,” ungkap Supeni, saat ditemui Belitong Ekspres diruang kantornya, Senin (3/8) kemarin.

Supeni menambahkan, ratusan sample itu merupakan tes yang pernah kontak dengan pasien yang terkonfirmasi Covid-19. Dan satu sample yang dikirim merupakan sample pasien yang terkonfirmasi Covid-19. Yaitu THS (Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Manggar).

“Dengan hasil 235 sample dinyatakan negatif. Dan sampel THS masih positif, dan sampai saat ini THS masih menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Belitung Timur,” terang Supeni.

Supeni membeberkan sebanyak enam orang yang telah selesai menjalani masa isolasi mandiri. Yakni ADM (48) istri dari THS, LRP (18) anak THS, SAP (13) anak THS, GI (37) Tenaga Medis RSUD Beltim, RA (51) sopir travel, dan SU (51) penjual Mie Ayam/ Istri RA.

“Mereka semua sudah boleh membuka usahanya, dan beraktifitas seperti biasa. Namun jangan lupa tetap menjaga protokol kesehatan. Dan termasuk warung-warung yang lain yang pernah ada riwayat kontak juga sudah boleh buka kembali,” ujar Supeni.

Oleh karena itu, Supeni berpesan, perlunya perhatian bersama bahwa, saat ini Beltim belum terbebas dari pandemik. meski begitu dia meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik, namun tetap waspada.

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belitung Timur agar selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun anda berada, yaitu jangan lupa untuk memakai masker, rajin mencuci tangan, tetap untuk selalu menjaga jarak, dan menghindari keramaian serta makan-makanan yang sehat dan bergizi,” pungkasnya. (dny)