Masalah Amdal dan Limbah Pertambangan

by -

Komisi III Datangi Kementerian LH

PANGKALPINANG –  Ketua Komisi III DPRD Pangkalpinang Ahmad Subari mengakui pihaknya tanggap dalam menyelesaikan persoalan limbah pertambangan di Kota Pangkalpinang yang semakin banyak. Untuk itu Komisi III ditegaskannya telah mendatangi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
“Maksud kedatangan kami ke KLH, perihal untuk membahas masalah amdal dan limbah pertambangan, seperti limbah kapal isap yang ada di Pangkalpinang,” kata Subari, kepada wartawan, Selasa (24/3) kemarin.
Menurutnya, kedatangan pihaknya disambut baik oleh Kementerian Lingkungan Hidup. lebih lanjut, Politisi yang akrab disapa Acu itu mengatakan, mereka siap ketika diminta hadir untuk memberikan kontribusi dan masukan mengenai sistem penanganan dan pengolahan terhadap limbah tersebut. “Pantai Pasir Padi menjadi acuan kita, karena kawasan itu harus kita jaga, termasuk dari dampak kapal isap yang ada di laut tersebut. Pantai itu kan daerah wisata,” tegasnya.
Ia menegaskan pihaknya tidak menginginkan kawasan pantai Pasir Padi yang merupakan kawasan wisata tercemar oleh keberadaan kapal isap apalagi dengan limbahnya. “Jelas jangan sampai tercemar. Apakah nanti penambangan kapal isap atau penambangan lainnya. Ini akan kita jaga,” katanya.
Katanya, persoalan pertambangan di Negeri Serumpun Sebalai ini sangat mendasar, karena itu dibutuhkan saran dan masukan dari Kementerian terkait. Meski Kota Pangkalpinang tidak memiliki wilayah pertambangan tetapi dampak limbahnya harus juga dipikirkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot), seperti kawasan Pantai Pasir Padi atas keberadaan kapal isap. “Ini Pekerjaan Rumah yang belum selesai, bagi bidang yang menangani limbah pertambangan. Karena itu, beberapa masukan dari Pusat kita tampung,” jelasnya.
Subari mengaku, KLH akan mencari solusi sesuai dengan keinginan daerah untuk menyelesaikan persoalan limbah pertambangan tersebut. “Pusat secara institusi sendiri sudah mencari solusi. Memang sulit bagi mereka adalah masalah pencemaran lingkungan oleh kapal isap. Limbahnya akan diapakan,” tukasnya. (cr61)