Masuk Kawasan Strategis Nasional

by -

batu Beriga Layak Dibangun Pelabuhan Internasional

    LUBUKBESAR – Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika (Dihubkominfo) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Wahyu Nurrachman membenarkan, Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar ditetapkan pemerintah pusat sebagai Kawasan Kabupaten Strategis Nasional (KKSN) tahun 2015, salah satu titik kawasan strategis nasional di Bateng.
    Sejauh ini, kata Wahyu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui pihaknya dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah berupaya agar kawasan strategis tersebut dapat dikelola dengan baik kedepannya, seperti rencana pembangunan pelabuhan bertaraf internasional guna memberimbas kepada kesejahteraan masyarakat Bateng, terutama Kecamatan Lubuk Besar.
    “Sebagai langkah awal, kami telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat Batu Beriga terkait rencana pembangunan pelabuhan bertaraf internasional yang merupakan bentuk pengembangkan kawasan strategis baru. Sosialisasi memberikan pemahaman kepada masyarakat secara bertahap, hingga akhirnya dapat satu suara menyetujuinya. Setelah ada pelabuhan internasional di kawasan strategis tersebut, tentu kedepannya di seputar kawasan tersebut dapat berkembang menjadi sentra industri dan meningkatkan perekonomian masyarakat otomatis depat meningkat pesat dengan terserapnya banyak tenaga kerja, begitu pun para nelayan terbantu dengan adanya pelabuhan untuk menambatkan kapal,” ujar Wahyu kepada RB di ruang kerjanya, Kamis (18/6) kemarin.
    Wahyu melanjutkan, pihaknya juga merencanakan akan menggaet investor dalam proses pembangunan pelabuhan nanti sehingga pemerintah tidak terlalu terbeban dalam pendanaan karena tidak menyerap APBN pusat, APBD provinsi maupun Bateng. “Jadi dalam proses pembangunan pelabuhan bertaraf internasional yang dimaksud itu tidak serta merta main sulap dan asal jadi. Oleh karena itu perlu dukungan penuh masyarakat sekitar Batu Beriga untuk program pembangunan tersebut,” jelasnya.
    Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan, potensi kawasan strategis desa Batu Beriga sudah diketahui pada zaman penjajahan. “Merunut sisi historisnya, desa Batu Berigapada zaman penjajahan terhadap Belanda maupun Jepang dahulu kala telah direncana akan dibangun pelabuhan laut. Hanya saja ada perlawanan sehingga cikal bakal pelabuhan tersebut dihancurkan, kemudian dibangun tugu perlawanan. Intinya, sejak zaman dahulu negara asing pun telah melihat potensi teluk serta tanjung di Batu Beriga untuk dibangun pelabuhan,” pungkasnya.(and)