Masyarakat Sijuk Keluhkan Pekat Saat Reses Anggota DPRD Belitung

by -
Masyarakat Sijuk Keluhkan Pekat Saat Reses Anggota DPRD Belitung
Anggota DPRD Belitung dari dapil III, saat menghadiri kegiatan Reses DPRD Belitung Rabu (18/12/2019) di Aula Kantor Camat Sijuk.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Penyakit Masyarakat (Pekat) jadi salah satu prioritas aduan masyarakat dalam reses DPRD Kabupaten Belitung Daerah Pemilihan III (Sijuk – Badau), Rabu (18/12).

Aduan infrastuktur dan lampu jalan menjadi aspirasi utama Reses DPRD Belitung di Aula Kantor Camat Sijuk ini. Tak hanya itu, maraknya peredaran Minuman Berakohol (Minol) di daerah Kecamatan Sijuk juga menjadi salah satu dari banyaknya aduan yang diprioritaskan. Terlebih dampak buruk akan didapatkan jika banyak generasi muda yang mengonsumsinya.

Salah satu warga Desa Tanjung Binga, Dian Tito, dirinya menyampaikan tentang aduan maraknya penjualan minuman haram tersebut di Desa Tanjung Binga.

“Penjualan arak saat ini masih berkeliaran, jadi tolong jangan hanya hilirnya saja yang diamankan tetapi juga hulunya,” jelasnya di hadapan enam orang anggota dewan dari dapil III tersebut.

Kemudian katanya, jika ada regulasi tentang izin penjualan arak ini, diharapkan dapat diperketat lagi penjualannya. “Kalau ada aturannya tolong revisi lagi Perdanya,” jelas Dian.

Pernyataan Dian langsung ditanggapi oleh Sekretaris Fraksi Granad DPRD Kabupaten Belitung, Suherman.

“Memang benar, penindakan sekarang tidak menimbulkan efek jera. Hari ini diamankan, disita, dan besok jualan lagi,” kata Politisi Partai Gerindra tersebut.

Pria yang akrab disapa Awat tersebut mengungkapkan, para penjual arak berdalih untuk ritual keagamaan, namun tidak terdeteksi peredarannya.

Mirisnya lagi, Awat yang juga menjabat sebagai ketua Komite SMK Negeri 1 Sijuk, sempat memanggil beberapa murid SMP dan SMK, yang bahkan mengakui sudah membeli minol tersebut.

“Mereka mengaku sudah pernah membeli minuman tersebut. Ini sangat bahaya sekali. Jadi kita harapkan untuk penindak hukum agar menindak tegas ini,” ujarnya.

Selain itu, ia sebagai dewan akan mencoba merivisi Perda yang mengatur tersebut. Sehingga tidak ada lagi oknum yang bermain dengan mencuri celah-celah dari Perda nomor 12 Tahun 2008 tersebut.

“Mungkin ada pasal-pasal yang perlu kita sempurnakan. Karena, ini sudah tidak terkendali dan sangat menghawarirkan,” sebutnya.

Hadir dalam reses tersebut keenam Anggota DPRD Kabuaten Belitung dapil III, N.W. Krisna, Indrianto, Junaidi Derani, Suherman, Hilman dan Rusdianto, puluhan masyarakat serta tamu undangan lainnya.

 

Editor: Subrata
Reporter: Faizal