Maydianto Akui Ada Bungkusan Plastik Seperti Sabu

by -

TANJUNGPANDAN-Pengadilan Negeri Tanjungpandan kembali menggelar sidang kasus narkoba di Belitung. Sidang sebelumnya, sidang terdakwa Edi alias Acung dengan agenda tuntuntan, kali ini Pengadilan Negeri Tanjungpandan menggelar sidang keterangan saksi kasus narkoba terdakwa Maydianto alias Deksto.
Sidang ini digelar di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Rabu (29/7) kemarin. Sidang dipimpin Hakim Ketua Ferdinaldo didampinggi Hakim Anggota Ricky Perdana Waruwu serta Mahendra Adhi Purwanta.
Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi. Pihak kejaksaan Negeri Tanjungpandan melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tumpal Sitinjak hanya menghadirkan seorang saksi yakni Ardian. Sedangkan saksi-saksi lainnya berhalangan hadir.
Dari keterangan Ardian di hadapan Majelis Hakim dan JPU mengatakan, ia mengakui tidak mengenal Maydianto alias Deksto. Kata Ardian, pada saat itu dirinya sedang apel ke rumah kekasihnya di Gang Miun Jalan Gatot Subroto.
“Saat itu, kami di dalam rumah. Saya mendengar ada suara orang kayak ribut-ribut. Setelah itu, saya keluar. Ternyata di luar rumah pacar saya ada banyak polisi, yang mengepung kontrakan Deksto,” ujar Andrian.
Setelah itu, dirinya dimintai oleh pihak kepolisian untuk menjadi saksi penggeledahan di kontrakan tersebut. Saat polisi menggeledah, ia ikut menyaksikan tempat-tempat rumah yang digeledah oleh aparat.
“Tak selang lama, akhirnya polisi menemukan satu plastik ukuran kecil. Di dalam plastik tersebut berisikan semacam kristal yang diduga kuat adalah sabu-sabu di kantong celana jeans korban yang diletakan di lemari. Setelah itu, saya dimintai keterangan polisi menganai masalah ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Maydianto alias Dektso membenarkan semua apa yang dikatakan Ardian. “Iya benar pak,” ujar Dektso.
Sidang kembali dilanjutkan Rabu (5/8) mendatang. Dengan agenda yang sama, yakni pemeriksaan saksi-saksi yang berhalangan hadir. “Saksi yang berhalangan hadir pada saat ini (kemarin,red) kita akan panggil Rabu (5/8) mendatang,” ujar Tumpal Sitinjak.(kin)