MEA 2015, Tenaga Asing Tak Terbendung

by -

Ina : “Ayo Kerja, Ayo Belajar, Tantangan ke Depan Luar Biasa”

TANJUNGPANDAN – MEA 2015 berlaku 1 Januari 2016. Arus tenaga asing terutama di ASEAN tidak bisa dihindari. Lalu bagaimana pemerintah menjamin tenaga Indonesia bisa mudah mendapatkan pekerjaan.

“Di luar negeri (asean) kemudahan akan didapat jika dia memperoleh standar sertifikasi ASEAN. Kemudian kerja di dalam negeri bisa mudah apalagi perdagangan asean mempermudah arus dagang yang di jalankan Indonesia,” kata Direktur Kerjasama Ekonomi Asean, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi memberikan kuliah umum tentang MEA 2015 hari kedua kepada siswa dan mahasiswa se-Belitung di Gedung Serba Guna, Jumat (28/8) kemarin.

Pemerintah selama ini sangat profektif. Menurutnya profektif itu mendatangkan ketidaklancaran barang. Tapi profektif yang dilakukan pemerintah punya tujuan baik untuk melindungi pasar dalam negeri. Meski banyak terjadi komplen oleh asing.

“Pemerintah bagaimana melindungi pasar, apalagi impor saja kita batasi. Ya kan. Nah profektif diseimbangkan oleh komplen luar negeri,” ujarnya.

Selama berada di Belitung ia sudah banyak tahu. Salah satunya terobosan pemerintah daerah dalam memanfatkan potensi daerah.”Saya seharian kemarin udah sama pak bupati. Saya sudah dengar terobosan sudah beliau lakukan,” tukasnya.

Menurutnya, sayang apa yang dilakukan bupati, pemanfaatannya belum maksimal, karena masyarakat belum merubah mainset. “Hidup bukan sekarang saja tapi 10 sampai 20 tahun kedepan,” ujarnya.

Makanya, hari kedua ini Direktorat Kerjasama Ekonomi Asean memilih mahasiswa dan siswa sebagai peserta kuliah umum.

“Mereka masa depan bangsa. Saya mendengar banyak yang terkenal dari sini, harapannya bertemu calon pemimpin di masa depan. Generasi muda banyak membutuhkan informasi, membuka mata ini hidup bukan sekarang saja, ayo kerja, ayo belajar, tantangan kedepan luar biasa,” pungkasnya. (ade)