Megawati Minta Rutje Turun di Pilgub?

*Bakal Ada Survei Lanjutan Tim Indevenden
*Rustam & Rutje Takkan Berpasangan

PANGKALPINANG – Rudianto Tjen digadang-gadang akan maju dalam pemilihan kepala daerah 2017 mendatang. Dirinya mengakui diperintah langsung oleh Pimpinan tertinggi PDIP yakni Megawati Soekarno Putri.

Sebagaimana dikatakannya saat jumpai sejumlah wartawan akhir pekan lalu. Untuk diketahui, dewan pimpinan pusat (DPP) PDIP beberapa waktu terakhir sudah melakukan survey dan turun langsung ke Babel untuk memastikan siapa yang akan diusung untuk maju.

RajaBackLink.com

“Perintah dari ketua umum untuk turun. Ini setelah penjaringan dan hasil survei masih dievaluasi DPP. Kita lihat saja setelah lebaran, ada dua survei lebih besar lagi,” ungkap Rudianto Tjen.

Baca Juga:  Perampok Asal OKI Terkapar Dihajar Pelor

DPP katanya, usai lebaran kembali mengirimkan dua tim survey independen yang akan melakukan kajian sebelum memutuskan siapa yang akan maju. Namanya juga, menjadi salah satu kandidat yang akan disurvey seperti incumbent PDIP, Rustam Effendi.

Sebelumnya, survey DPP, tak diungkap pada posisi berapa Rudianto, begitu juga hasil survei kepada Gubernur petahana, Rustam Effendi. Dirinya tak membuka persaingan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung, Rustam Effendi.

“Saya senang, sekarang pak Rustam lebih sering turun ke rakyat. Dua survei besar akan turun, kita lihat saja nanti seperti apa. Apakah ada perubahan,” kata Rudianto.

Baca Juga:  Mantan Kapolda Babel Meninggal Saat Pantau Hasil Pemilu 2019

Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan ini tidak masuk penjaringan di tingkat DPD PDI Perjuangan yang telah selesai dilakukan.

“Di PDI P memang ada dua mekanisme, kemarin itu proses penjaringan di DPD. Tetapi DPP punya kewenangan, seperti saya sekarang ini diminta turun,” tukasnya.

Dirinya belum bicara soal kepastian maju atau tidak. Namun jika harus maju, ia memastikan sebagai kandidat calon gubernur. Rudianto menggelengkan kepala ketika ditanya soal opsi berpasangan dengan Rustam Effendi.

“Saya siap diperintahkan DPP. Karena DPP punya wewenang lain, mereka bisa ambil alih dengan segala konsekuensinya. Yang jelas nama dari PDIP keluar waktu pendaftaran di KPU,” tutupnya. (tob)

Rate this article!
Tags:
author

Author: