Memasak Air dan Menggoreng Ikan Dapat Dilakukan Secara Bersamaan

by -

 

Syahrial Ciptakan Koil Hemat Energi dan Waktu

Syahrial

ket foto : Syahrial,S.T memperlihatkan Koil pemanas air yang hemat energi dan waktu.

MANGGAR – Seorang guru Kimia di SMAN1 Damar, berhasil menciptakan alat hemat energi dan waktu. Alat yang diciptakan oleh guru bernama Syahrial ST ini, adalah Koil pemanas air. Dengan alat ini, kegiatan memasak air dan menggoreng ikan dapat dilakukan secara bersamaan.“Dengan bantuan alat ini, kita dapat melaksanakan dua kegiatan memasak tersebut secara bersamaan, sehingga kita dapat menghemat waktu dan energi,” ungkap Syahrial kepada Belitong Minggu (6/3).Kata dia, dengan temuan teknologi tepat guna (TTG) secara sederhana ini, tentu sangat membantu dalam melakukan beberapa hal yang sangat menghemat energi dan waktu. Ide ini muncul berawal dari ingin memasak secara bersamaan dengan beberapa siswa di SMAN1 Damar.Sedangkan pada saat itu hanya memilki satu tungku kompor, belum lagi persediaan bahan bakarnya sudah menipis. Akhirnya dengan ide ingin memasak dalam bersamaan, terciptalah alat yang dimaksud.”Saya ciptakan ide ini baru muncul, dan ini saya ciptakan bersama beberapa siswa di SMAN1 Damar,” terangnya.Menurut Syahrial, alat yang digunakan pun sangat sederhana, hanya dengan menggunakan pipa tembaga, selang plastik dan kawat secukupnya semua sudah siap dilakukan. Untuk membuat Koil pemanas ini hanya dilakukan dengan memanaskan pipa tembaga untuk membantu mempermudah pembentukannya. Lalu, didinginkan dan cuci pipa tembaga yang sudah dipanaskan tersebut.“Setelah itu, bentuk pipa tembaga dengan bantuan alat berupa tang sesuai dengan ukuran tunggku kompor yang akan digunakan. Kemudian ikat dengan kawat pipa tembaga yang sudah terbentuk agar lebih kokoh,” jelasnya menerangkan cara membuat Koil pemanas tersebut.Bukan hanya itu, Syahrial juga mempraktekan bagaimana cara pemakaian alat kerja tersebut, dengan memasang koil pemanas air hemat energi di atas tungku kompor. Pertama kali nyalakan api kompor, alirkan air yang akan dipanaskan melalui selang plastik ke salah satu ujung koil.“Kemudian, tampung air yang sudah panas di ujung koil yang lainnya, dengan catatan selama memanaskan air. Tungku ini dapat digunakan untuk kegiatan memasak lainnya, seperti menggoreng, merebus dan memasak lainnya,” terang Syahrial.Ide kreatif yang dilakukan guru di SMAN1 Damar ini adalah salah satu penemuan yang sangat sederhana namun memberikan arti yang lebih, dan sangat bermanfaat, hemat energi dan waktu.Karena itu, Syahrial berharap kedepan akan siap melakukan sosialisasi yang lebih detail terkait cara kerja alat yang diciptakannya tersebut. Selain itu, ia juga berharap Pemkab Beltim sendiri bisa mengkoordinir alat temuan ini, sehingga ia bisa mendapatkan hak paten.“Saya ingin kedepannya alat ini akan menjadi sovenir atau oleh oleh bagi tamu atau wisatawan yang datang ke Beltim, yang tentunya melalui UMKM atau bentuk lainnya. Karena alat ini saya ciptakan bukan hanya untuk Saya sendiri, namun pasti akan berguna dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat nantinya,” harap Syahrial (feb)