Mentan Gagal Panen Sawah di Belitung

by -

TANJUNGPANDAN – Menteri Pertanian (Mentan) RI gagal berkunjung ke Belitung. Informasi gagalnya kunjungan tersebut, diperoleh dari protokol kementerian Selasa (4/8) pagi kemarin. Protokol menteri menginformasikan ketidakhadiran menteri karena mendampingi presiden.

“Nggak tahu ibu. Ini kan informasi terakhir barusan tadi. Menteri dampingi presiden, dak tahu kemana, dak nyebut,” kata kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Peternakan, Perkebunan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan (TPHP2K2P) Kabupaten Belitung Endang Titiek Udayati

Kedatangan menteri rencananya akan panen padi di Desa Aik Saga, tepatnya di Dusun Aik Serkuk. Meski begitu acara tetap berjalan sesuai rencana. Panen di sawah seluas 15 hektar itu akan dihadiri oleh Kepala Badan Karantina Pertanian RI yang hadir.

Sementara tim lain yang ke Pulau Naduk tetap berjalan. Rencana di Pulau Naduk akan dijadikan tempat karantina sapi. Tim baru memantau lokasi. “Kalau tim yang lainnya jadi, sudah berangkat. Kan sudah datang dari kemarin,” ujarnya.

Di lokasi sawah, Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Haryanto sedang sibuk-sibuk menyiapkan untuk acara.

Ia mengatakan, sawah seluas 15 hektar itu tahun ini tidak banyak menghasilkan panen.  Karena musim kemarau, tahun 3,2 ton padi rata-rata perhektar. Padahal jika musim hujan bisa mencapai lima ton perhektar.

Ia sebenarnya kecewa menteri tidak datang langsung. Kelompok Tani Sukamakmur hanya terkendala kemarau. Sedangkan kendala hama hanya sekian persen saja. Rencananya kendala itu ingin disampaikan langsung.

“Kalau hama bisa ditanggulangi, tapi kalau kemarau drastis benar turun panen,” pungkasnya. (ade)