Menteri Kritik Pemda Soal SDM

by -

*Bicara Kualitas SDM Tapi Anggaran Bidang Ketenagakerjaan Minim

 foto A-menteri di tanjungpendam pas expo

Foto A: ade/be

 Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Hanif Dakhiri didampingi Gubernur Babel Rustam Effendi saat diterima dalam acara sambutan selamat datang dengan Tarian Selamat Datang dan sekapur sirih,kemarin.

TANJUNGPANDAN–Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Hanif Dakhiri menyampaikan kritik kepada pemerintah daerah yang pelit terhadap sektor ketenagakerjaan, khususnya masalah peningkatan mutu SDM (sumber daya manusia). Menteri mengkritik pemda yang mengaku serius meningkatkan kualitas SDM, tapi nyatanya anggaran bidang ini relatif kecil.

“Anggaran Rp 200 juta untuk Dinas tenaga Kerja (pemeirntah daerah,Red). Setahun lho Pak. Jadi tidak tercermin keberpihakan pengembangan SDM. Saya ingin mengajak SDM ini harus diprioritaskan. Saya ingin mengajak petinggi (semua pejabat di semua level,Red), siapa saja untuk mengkonkritkan SDM kita (agar berkualitas,Red),” kata Menteri dalam sambutannya saat membuka sebuah kegiatan di Pantai Tanjungpendam, Belitung, Kamis (26/11), kemarin.

Menurut Menteri, ada dua pola peningkatan SDM yang harus diperhatikan dan dijalankan dengan serius. Yaitu pertama, pendidikan formal dan yang kedua pelatihan kerja. Saat ini Indonesia memiliki 7,5 juta jiwa yang belum memiliki pekerjaan alias masih berstatus pengangguran. Isu ini masih menjadi pekerjaan yang belum tuntas bagi sektor ketenagakerjaan di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Menteri juga mengatakan, kementeriannya adalah kementerian yang mengurusi banyak masalah. Sebab mengurusi beberapa masalah seperti soal pengangguran, soal buruh, serta TKI (tenaga kerja Indonesia). “Tapi kita bersyukur, di situ kita banyak berkarya. Dan pemerintah memang harus fokus kepada masalah ketenagakerjaan termasuk soal SDM,” kata dia.

Menteri menambahkan, kegiatan ini merupakan kesempatan baik untuk mengenalkan keunggulan daerah dalam bentuk ketenagakerjaan. “Mudah-mudahan atas kerja keras, situasi hubungan kerja kita akan lebih baik,’’ ujarnya pada kegiatan yang dihadiri Gubernur Kep. Bangka Belitung Rustam Effendi dan Bupati Belitung Sahani Saleh serta sejumlah pejabat Provinsi dan kabupaten ini.

Ia berharap kegiatan ini semakin tahun semakin baik. Sebab, selama ini, kata Menteri, banyak karya yang bagus, tapi folow up-nya (tindak lanjutnya) tidak jalan. “Ada karya yang bagus, tapi mereka bingung pemasarannnya di mana,” pungkasnya

Sementara itu, Gubernur Babel Rustam Effendi mengatakan, suatu kehormatan untuk Belitung dijadikan daerah pertama kegiatan ini untuk di luar Jakarta. “Ini pertama dilaksanakan di luar Jakarta. Kami sambut baik gagasan ini. Semoga pergiliran ini dilaksanakan di semua provinsi,” kata Rustam.

Kegiatan ini momentum silaturahmi. Ke depan bisa jadi even ini memacu dan memotivasi daerah lain sebagai tempat mempromosikan keunggulan bidang ketenagakerjaan. “Para peserta yang hadir disamping melaksanakan acara ini, agar bisa memanfaatkan ruang ini untuk mengenal Belitung lebih jauh,” kata Gubernur.(ade/mg1)