Merasa Dipukul, Jamin Lapor Polisi

by -

MANGGAR-Oknum pegawai salah satu Bank di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), berinisial AD diduga melakukan penganiayaan. Warga Desa Mekar Jaya Manggar yang juga anak pejabat di Beltim ini diduga memukul seorang warga bernama Jamin Jarwoe.

Laporan tentang dugaan penganiayaan korban diterima pihak Polsek Manggar beberapa waktu lalu. Dari Polsek Manggar kasus ini langsung diserahkan ke penyidik Satreskrim Polres Beltim.

Kapolres Beltim, AKBP Nugrah Trihadi S.ik melalui Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP Andi Purwanto membenarkan adanya laporan kasus dugaan penganiayaan tersebut.

AKP Andi menjelaskan sebelum kasus tersebut sempat dimediasi namun pihak korban merasa tidak puas. Sementara, pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap pelaku dan juga saksi saksi lainnya.

Kata AKP Andi, peristiwa dugaan pemukulan terjadi pada tanggal 4 November 2015 lalu, sekira pukul 07.30 WIB di kediaman orangtua pelaku, di Desa Mekar Jaya Manggar. Korban dipukul oleh pelaku gara-gara permasalahan Surat Keterangan Tanah (SKT).

Informasi yang dihimpun BE, pemukulan dipicu permasalahan SKT milik korban ada di Bank dimana tersangka bekerja. Namun korban tidak mengakui bahwa SKT tersebut pernah diajukan pinjaman ke Bank sebagai agunan. Bahkan ia sendiri (korban, red) sempat kaget karena tiba-tiba SKT-nya ada di Bank itu.

Sementara itu orangtua tersangka yang juga merupakan pejabat Beltim, belum dapat dikonfirmasi. Pasalnya saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak dapat tersambung. Hanya terdengan nomor yang anda tuju sedang tidak aktif.(feb)