Meski Belum Jelas Berangkat, CJH Beltim Sudah Disiapkan

by -
Meski Belum Jelas Berangkat, CJH Beltim Sudah Disiapkan
Kakandepag Kabupaten Beltim, Novarianto.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Meskipun hingga saat ini rencana pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) belum jelas, Kantor Departemen Agama Kabupaten Beltim telah mempersiapkan calon jamaah. Salah satunya mengadakan kegiatan manasik haji yang dilaksanakan pada bulan Ramadan lalu.

“Kami sudah melaksanakan manasik haji untuk yang akan diperkirakan berangkat, pasti sih belum untuk tahun 2021 ini, sekitar 17 orang. Kami juga selalu memantau, membaca perkembangan regulasi haji baik kementerian di Jakarta maupun dari Kanwil,” ungkap Kakandepag Kabupaten Beltim, Novarianto, Kamis (5/20).

Dikatakan Nova, alasan belum pastinya berangkat adalah situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Termasuk berapa jumlah calon jamaah haji yang bisa menunaikan rukun islam tersebut.

“Kami belum bisa memastikan apakah akan diberangkatkan atau ada kebijakan lain karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. Memang hasil rapat di Kementerian, banyak alternatif, solusi. Misalnya ada pengurangan kuota jamaah dari 100 menjadi 50 persen, ada tata caranya,” terangnya.

Nova juga menyebut kemungkinan adanya pengurangan masa tinggal calon jamaah haji di Arab Saudi. Namun, kepastian teknisnya akan disampaikan sebelum keberangkatan. “Masa tinggal di Arab Saudi yang selama ini diperkirakan 40 hari, kemungkinan besar akan dipersingkat karena pandemi. Tetapi informasi lebih jelasnya nanti akan kami sampaikan nanti, persyaratannya apa saja, kriterianya apa saja,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan, calon jamaah haji yang disiapkan berangkat merupakan daftar tunggu tahun lalu yang tertunda karena penutupan ibadah haji oleh Pemerintah Arab Saudi. Seluruh calon jamaah juga telah melaksanakan manasik haji secara keseluruhan.

“Semua hadir (manasik haji), semua kegiatan diikuti sampai selesai. Seluruh calon jamaah haji juga sudah di vaksin dalam artian kalau memang jadi syarat berangkat, kita sudah siap semua,” ujarnya.

Kabar terakhir, kata Nova, pemberangkatan pertama calon jamaah haji pada tanggal 15 Juni. Lagi-lagi ia menegaskan baru sebatas rencana yang disampaikan Dirjen Haji dan Umroh Kementerian Agama RI dalam rapat.

“Semua bergantung pada Pemerintah Arab Saudi. Karena negara mereka yang kita kunjungi sedangkan mereka menerapkan protokol yang sangat ketat. Jadi dalam kesempatan ini, kami sampaikan bahwa kita berdoalah bersama agar pandemi segera berlalu. Sehingga pelaksanaan haji umroh akan kembali seperti biasa,” sebut Nova.

Bagi calon jamaah haji Beltim, Nova berpesan agar menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan. Sebab, pelaksanaan ibadah haji membutuhkan fisik dan ditengah pandemi Covid-19.

“Selalu membaca informasi, baik dari televisi maupun media cetak terkait regulasi keberangkatan jamaah haji. Kami sangat berharap bisa berangkat karena ini sudah masuk tahun kedua,” pungkasnya. (msi)