Mezi Nikmati Tahun Baru di Sel Tahanan

by -

*Diduga Dendam, Pelaku Bacok Punggung Korbannya

TANJUNGPANDAN-Tak butuh waktu lama Jajaran Satreskrim Polres Belitung, menangkap Mezi Rianto (25) warga Jalan Dukong Tanjungpandan. Mezi merupakan pelaku kasus pembacokan terhadap Eko Willianto (20) di Jalan Jendral Sudirman Air Raya, Sabtu (31/12) malam akhir pekan lalu. Atas perbuatannya, itu terpaksa menikmati malam tahun baru di sel tahanan Mapolres Belitung

Hanya kurang lebih satu jam setelah mendapat laporan itu, polisi berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa satu senjata tajam jenis parang panjang di kediaman rekannya Kawasan Danau Biru, Air Rayak, Tanjungpandan.

Sebelumnya, Polres Belitung mendapat laporan dari kakak korban yakni Ike Wilanda (26) warga Jalan Fajar RT 06 RW 12 Desa Air Raya, yang melaporkan adik kandungnya menjadi korban penusukan yang dilakukan pelaku.

Kepada polisi, Ike menjelaskan saat itu dia mendapat kabar bahwa adiknya di rawat di RSUD Marsidi Judono, karena menderita sabetan pedang dari pelaku. Tak terima dengan perlakuan itu, akhirnya wanita ini melaporkan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Belitung.

“Korban melalui kakaknya sudah melaporkan secara resmi ke Polres Belitung, Sabtu (31/12) lalu dengan Nomor Laporan Polisi.: LP/B-144/W/2017/Babel/Res BEL,” kata petugas piket SPKT Polres Belitung Briptu Gatot Andrianto, Senin (2/1) kemarin.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Belitung Kompol Siswo Dwi Nugroho membenarkan adanya peristiwa itu. Kata pria jebolan Akpol 2003 ini, pelaku sudah meringkuk di sel tahanan dan statusnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dijelaskan Kabag Ops, peristiwa ini bermula saat keduanya bertemu di salah satu bengkel kawasan Desa Aik Rayak. Entah apa yang membuat pelaku geram sehingga keduanya terlibat cekcok di lokasi bengkel itu.

Lantas tersangka pulang dan mengambil pedang itu. Setelah mengambil senjata tajam itu, Mezi langsung mendatangi korban dan membacok ke arah punggungnya. Usai melakukan perbuatan itu, pelaku langsung kabur.

Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu langsung membawa korban ke RSUD Marsidi Judono. “Motif pelaku melakukan perbuatan itu lantaran dendam. Sebab, sebelumnya mereka ada masalah perselisihan,” kata Kompol Siswo. (kin)