Minta Jatah Lebih dari Pusat

by -

    PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) mengusulkan agar dana dari pemerintah pusat ditambah, baik dana alokasi khusus (DAK) maupun dana alokasi umum (DAU) termasuk untuk daerah kelautan. Bahkan Pemprov meminta adanya dana khusus selain dana DAK, DAU dan dana perimbangan.
    Demikian yang disampaikan Asisten II Setda Pemprov Babel, Budiman Ginting, kepada tim DPD RI yang melakukan kunker terkait Rancangan Undang-Undang tentang perubahan Undang-undang perimbangan keuangan pusat daerah (PKPD) no. 33 tahun 2004. Ia menyebutkan, Babel memiliki luas wilayah daratan yang sempit, dan lebih luas daerah laut. Ia berharap, luas wilayah laut ini bisa diperhitungkan dalam pembagian dana DAU.
    “Ada 4 usulan kami, selain dana DAU, DAK, dana perimbangan, kami meminta ada dana percepatan pembangunan untuk daerah kepulauan yang sudah tertuang dalam undang-undang, ini kami minta bisa terealisasi. Untuk dana DAU, seiring dengan UU 32 tentang kewenangan Gubernur kami minta agar DAU juga ditambah seiring fungsi tersebut karena harus melakukan pengawasan ke daerah, dan juga dau itu diperhitungkan juga dari luas wilayah laut, karena kalau cuma dihitung dari luas daratan DAU kita sangat kecil, tidak optimal, makanya kita minta bisa ditambah dengan luas laut,” pinta Budiman.
    Selain itu, ia juga meminta agar daerah juga mendapat dana perimbangan dari tembakau dan cukai. Sedangkan untuk DBH, harus disesuaikan dengan peraturan perpajakan dan retribusi daerah yang baru, serta UU 23 tahun 2014, dimana cukai tembakai sudah masuk dalam perhitungan DBH. “Mudah-mudahan dengan usulan ini, bisa diakomodir dan dapat terealisasi dalam Undang-undang yang baru nantinya,” harapnya.
    Ketua rombongan  DPD RI, sekaligus ketua pansus, Ajip Padindang mengatakan, kunker DPD ini dalam rangka menyerap aspirasi di daerah terkait pembagian hasil dana-dana dari pusat ke daerah. “UU 33 ini sudah lama tak direvisi, makanya kita berencana melakukan revisi dan menyerap aspirasi dari daerah, dan tim melakukan kunker ke 3 daerah, salah satunya Babel, kita akan mencari rumusan yang tepat untuk formula pembagian dana pemerintah ke daerah tersebut,” tukasnya. (zul)