Minta Perpanjangan Pembahasan LKPj

by -

PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya meyakini anggotanya di setiap Komisi dapat menjalankan tugasnya dengan profesional dalam rapat bersama eksekutif pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemerintah Provinsi (Pemprov) tahun 2014.
Penegasan Didit itu sekaligus menepis pernyataan Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi bahwa dalam pembahasan LKPj dengan SKPD mitra kerja komisi ada “main mata”. “Saya yakin dan percaya anggota saya masih memiliki idealis yang tinggi dan rasa ingin tahu yang tinggi juga,” kata Didit kepada wartawan, Rabu (1/4).
Didit membukti bahwa tidak adanya “main mata” anggota dewan dengan SKPD mitra kerjanya dalam penyampaian LKPj, dapat dilihat Komisi I DPRD Babel masih minta waktu untuk memanggil kembali SKPD-SKPD mitra kerjanya. “Saya masih berpikir positif thinking kepada anggota dewan dan saya memberikan rasa hormat atas kinerjanya untuk membahas LKPj ini,” tegas Didit.
Justru yang menjadi persoalan lanjut Didit, masih ada Kepala-kepala SKPD yang tidak mau hadir pada saat pembahasan LKPj ini dengan berbagai alasan. “Malahan masih ada kepala SKPD yang tidak mau menghadiri undangan dari komisi dengan berbagai alasan ada yang keluar daerah dan lain sebagainya, padahal undangan DPRD ini sudah disampaikan kepada Gubernur dan Kepala SKPD sebagai mitra DPRD wajib hadir memenuhi undangan tersebut,” ungkapnya.
Untuk itu lanjut Didit, persoalan ini akan dilaporkan kepada Gubernur. Karena masih ada Kepala SKPD yang tidak mau mempertanggung jawabkan penggunaan anggaran. “Bagi kepala SKPD yang tidak mau hadir memenuhi undangan DPRD artinya tidak bisa menghargai lembaga DPRD ini. Dan saya yakin Gubernur yang juga mantan anggota DPRD mengerti betul mengenai persoalan ini. Karena yang menggunakan anggaran tersebut adalah SKPD dan SKPD lah yang harus bertanggung jawab,” jelasnya.(iam)