Miris! Bujangan Ini Tewas Gantung Diri

by -4 views
Korban DA saat ditemukan tewas gantung diri dengan seutas tali. (foto ist)
Korban DA saat ditemukan tewas gantung diri dengan seutas tali. (foto ist)
Korban DA saat ditemukan tewas gantung diri dengan seutas tali. (foto ist)
Korban DA saat ditemukan tewas gantung diri dengan seutas tali. (foto ist)

*2 Hari 2 Kejadian, 1 Dapat Dicegah

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Miris, seorang bujangan berinisial DA (30) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kediamannya Jalan Permata III Desa Air Merbau, Tanjungpandan, Minggu (7/4) kemarin.

Diduga aksi nekat pria yang berprofesi sebagai buruh harian ini, lantaran tinggal ibu angkat meninggal dunia. Pertama kali peristiwa korban tewas gantung diri dengan seutas tali diketahui oleh AK ayah angkat korban.

Saat itu, sekitar Pukul 08.00 WIB dia bangun tidur dan hendak mematikan lampu yang ada di belakang dapur kediamanya. Memasuki dapur, ia melihat korban sudah tergantung hanya menggunakan celana dalam.

Mengetahui hal itu, sang ayah angkat langsung memberitahukan kepada saudaranya. AK dan saudaranya kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Belitung.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa mengatakan, setelah mendapat laporan itu Jajaran Indent Polres Belitung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Usai olah TKP korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono untuk dilakukan visum. Dari hasil visum tersebut tidak ditemukan adanya indikasi tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh korban.

“Dugaan sementara korban mengakhiri hidupnya dengan cara menggatungkan diri dengan seutas tali. Sebab, dari hasil olah TKP maupun Visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar AKP Erwan kepada Belitong Ekspres.

Ketika disinggung mengenai penyebab korban melakukan bunuh diri, AKP Erwan masih belum bisa berkomentar banyak. Namun, dia menjelaskan dugaan AD nekat mengakhiri hidupnya lantaran ditinggal ibu angkatnya meninggal.

“Ungkapan itu dikatakan korban DA kepada temannya melalui SMS. Dan kita sudah baca langsung SMS tersebut,”jelas AKP Erwan.

Diketahui, dalam waktu dua hari ini telah terjadi kasus yang sama. Sebelumnya, Sabtu (6/4) akhir pekan lalu, seorang wanita asal Sijuk hendak melakukan percobaan bunuh diri. Korban berjenis kelamin perempuan ini nekat menyayat tangannya.

Beruntung, pihak keluarga mengetahui hal tersebut. Sehingga korban bisa diselamatkan, setelah keluarganya membawa wanita tersebut ke RSUD Marsidi Judono. Belum diketahui pasti, alasan dia melakukan perbuatan yang dilarang agama ini.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak gegabah mengambil keputusan. Apalagi dengan cara mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Jika ada masalah selesaikan secara baik-baik dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas AKP Erwan (kin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *