Modus Rentenir untuk Takuti ‘Nasabah’, Catut Anggota TNI

by -
Modus Rentenir untuk Takuti 'Nasabah', Catut Anggota TNI
Polisi saat melakukan mediasi dengan kelima wanita dan oknum anggota TNI, sebelum berkasnya dilimpahkan ke Satreskrim Polres Belitung.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Anggota TNI berinisial HI, benar-benar dibuat naik pitam. Bagaimana tidak, kedudukannya sebagai alat negara justru disalahgunakan seorang yang diduga rentenir untuk menakut-nakuti nasabahnya yang menunggak.

“Ini bagi saya sangat mencoreng nama baik saya. Dan juga instansi tempat saya dinas. Kita masih menunggu perkembangan,” tegas HI saat melapor ke Polres Belitung, kemarin.

Ulah sang rentenir itu memang sudah kelewatan. Karena nasabah yang ditakuti-takuti tak hanya satu atau 2 orang. “Tidak hanya satu orang yang mengatasnamakan saya. Melainkan banyak orang yang ditakut-takuti, menggunakan nama saya. Bahkan ada korban ibu-ibu dia shok takut dengan saya,” kata HI kepada Belitong Ekspres.

HI pun kembali menegaskan, bahwa dirinya membantah terlibat persengkongkolan dengan si rentenir itu. Meskipun oknum anggota TNI ini mengaku mengenal oknum rentenir berinisal A tersebut.

“Dia pernah minta tolong ke saya. Tapi bukan masalah ini. Saya kaget kok tiba-tiba seperti ini. Saya sama sekali tidak pernah mengancam orang atau menyuruh merampas motor orang agar membayar hutang,” ungkap HI marah.

Merasa dirugikan dengan perbuatan oknum rentenir, 5 wanita yang merupakan nasabah dan serta HI yang anggota TNI ini, akhirnya melaporkan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Belitung, kemarin.

Mereka melaporkan perbuatan tidak menyenangkan, yang dilakukan oleh salah satu rentenir berdomisili di Tanjungpandan itu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini berawal saat kelima wanita ini satu persatu berhutang uang kepada rentenir tersebut. Dengan bunga beberapa persen yang telah disepakati.

Namun pada saat hari H, wanita ini belum memiliki uang untuk membayar hutang maupun bunganya. Akhirnya, sang rentenir menakut-nakuti sang penghutang dengan mengatasnamakan HI salah satu anggota TNI yang bertugas di Belitung.

Tidak hanya itu, bahkan kabarnya rentenir ini juga merampas motor milik si penghutang, gara-gara belum membayar. Lagi-lagi pada saat mengambil motor ini, si rentenir diduga juga mengatasnamakan nama HI.

Sementara itu, kelima wanita ini belum bisa dikonfirmasi. Sebab mereka masih dilakukan pemeriksaan oleh Jajaran Polres Belitung, terkait laporan yang diadukan.

Aiptu Johan Effendi, anggota yang berjaga di SPKT Polres Belitung membenarkan telah menerima laporan perbuatan tidak menyenangkan buntut dari permasalahan hutang piutang tersebut.

“Kita masih lakukan mediasi, sebelum kita limpahkan ke Satreskrim Polres Belitung. Kita cari terlebih dahulu pokok permasalahannya sebelum berkas kita naikan ke Reskrim,” kata bintara polisi ini. (kin)