MosVos Inovasi Wabup Agar OPD Tidak Jenuh

by -
KEGIATAN MOSVOS: Wakil Bupati Belitung dan rombongan OPD mengunjungi tempat usaha kejadinan Bica Ceramic di Desa Batu Itam, Rabu (6/2) kemarin.

* Sehari, Banyak Persoalan yang Diselesaikan

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Wakil Bupati (Wabup) Belitung Isyak Meirobie kembali membuat terobosan baru. Rabu (06/01) kemarin, ia melakukan kegiatan Meeting on the street and Visit on the spot (MosVos) dalam kendaraan Bus.

Bersama rombongan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Belitung, Wabup mengadakan pertemuan di jalanan atau dalam bus dan langsung melihat kondisi lapangan dengan mengunjungi sejumlah lokasi.

Menurut Isyak, MosVos merupakan inovasi agar pejabat OPD Kabupaten Belitung tidak jenuh. Pasalnya, kalau rapat di dalam ruangan biasanya hanya memaparkan kalimat, sedangkan grafis dan sosialisasinya tidak ada.

“Kalau rapat di ruangan kita harus ambil fotonya dan membayangkan. Nah, sekarang kita langsung ke titik masalahnya dan kita lihat langsung, OPD terkait langsung memutuskan,” tukasnya.

“Jadi OPD yang ini tidak lempar ke OPD yang lain, sama-sama ke spot itu. Dalam 1 hari kita bisa dapat banyak masalah yang diselesaikan,” jelas Isyak.

Lebih lanjut Isyak mengungkapkan bahwa pada MosVos kali ini ada beberapa masalah yang akan langsung segera diselesaikan.

Antara lain, tempat pembuangan sampah di belakang Stadion Pangkallalang, melihat titik spot penjualan transfortasi air wisata, serta merangkum intisari yang dialami pelaku wisata dalam hal Hotel dan UMKM.

Kegiatan MosVos ini rencananya akan dilakukan secara rutin setiap bulan, namun nantinya secara bergantian antara Wakil Bupati dan Bupati.

“Rutin dong, kita akan lihat masalah BESADU. Nanti keliling lagi, mungkin lain kali dengan pak bupati, kalau saya terus nanti saya jadi Tour Guide,” canda Isyak.

Berdasarkan pantauan Belitong Ekspres di lapangan, kegiatan MosVos ini berawal dari Gedung Pemerintah Kabupaten Belitung rombongan langsung meninjau lokasi permasalahan sampah yang ada di belakang Stadion Pangkallalang.

Tidak berselang lama rombongan langsung menuju Bica Ceramic di Desa Batu itam. Di tempat tersebut Isyak menanyakan apa saja yang dibuat dan apa kendala yang dialami pihak pihak Bica Ceramic alami saat ini.

Selanjutnya, tidak jauh dari Bica Ceramic rombongan Mosvos mengunjungi toko oleh-oleh Durio yang ada di Desa Batu Itam.

Di sana rombongan merasakan sirup jeruk kunci dan kerupuk tinta cumi serta berbincang mengenai penurunan kunjungan pembeli. Bahkan rombongan sempat melihat salah satu kebun sayuran warga di desa setempat.

Perjalanan dilanjutkan menuju Desa Tanjung Binga. Di dalam perjalanan Isyak menanyakan ke pihak PUPR mengenai status salah satu jalan di Desa Tanjung Binga. Jika itu termasuk anggaran APBD, maka harus dibenahi lampu jalan dan lainnya.

Sesampainya di Desa Tanjung Binga rombongan MosVos ini mengunjungi Puskesmas Desa Tanjung Binga. Di sini dilakukan pemeriksaan apa yang dulu pernah dilihat dan disarankan ke pihak puskemas terkait kebersihan oleh wakil Bupati Belitung, salah satunya antiseptik gel.

Rombongan juga melihat beberapa pintu yang pecah, dan juga memeriksa berapa ruangan yang belum pernah terpakai, serta yang terlihat rusak.

Sekitar 25 menit di berada puskesmas Tanjung Binga tersebut, perjalanan kembali dilanjutkan ke Pantai Tanjung Kelayang untuk meninjau lokasi loket tiket kapal yang akan disponsori Gopay di destinasi unggulan Belitung ini.

Setelah mengetahui titik loket tiket kapal untuk transfortasi wisata air di kawasan tersebut, rombongan melewati dan melihat kondisi jalan yang rencananya akan dialihkan di sekitar Pantai Tanjung Tinggi.

Genap sekitar 10 menit di tempat itu, rombongan langsung menuju Hotel Santika Premiere Beach Resort Belitung dan menanyakan jumlah tamu yang menginap di hotel tersebut dalam beberapa minggu ini.

“Santika itu paling tinggi barometernya, makanya saya mengajak bapak ke sini. PAD-nya paling tinggi sekitar 300 juta sebulan,” kata Isyak rombongan pejabat OPD.

Sementara itu FO Manager Hotel Santika Limbang mengatakan, jumlah pengunjung tamu hotel Santika dari Januari hingga awal Februari ini masih di bawah 50 persen, dengan jumlah 128 kamar.

Setelah dari Hotel Santika, rombongan meninjau sebentar Puskemas Selumar, namun sudah tutup. Alhasil hanya meninjau dari mobil saja, dan rombongan langsung menuju ke Gedung Pemerintah Kabupaten Belitung untuk mengakhiri MosVos kali ini.

Beberapa perwakilan OPD Hadir dalam kegiatan Mosvos ini, di antaranya Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Belitung, Dinas Lingkungan Hidup Daerah, Ispektorat, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Badan Pengelolaan Keungan dan Aset Daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga, DPPKBDPMD, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja, Dinas Pariwisata, serta Dinas Perhubungan Belitung. (dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *