Muara Enim Kagumi Kerukunan Babar

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

MUNTOK – Pejabat Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, mengagumi keterlibatan masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan kerukunan antarumat beragama yang berkembang baik di Kabupaten Bangka Barat.
“Kerukunan antarumat beragama di Bangka Barat cukup terasa, hal ini ditunjukkan dengan berdirinya dua rumah ibadah secara berdampingan, yaitu Kelenteng Kung Fuk Miaw dan Masjid Jamik Muntok yang dibangun ratusan tahun lalu,” ujar Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Muara Enim, M Fakhri Firdaus saat melakukan kunjungan kerja di Muntok, Rabu (4/2).
Fakhri menyatakan cukup terkesan dengan peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat dan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangka Barat yang ikut terlibat secara langsung dalam menciptakan kerukunan antarumat beragama di daerah itu. “Kami berharap kunjungan ini bisa memberi dampak positif bagi kerja sama antara Pemkab Bangka Barat dan Muara Enim dalam bidang pembinaan kerukunan umat beragama,” katanya.
Ia mengatakan, kunjungan ini diharapkan bisa memberi masukan kepada kedua belah pihak untuk penerapan prinsip kerukunan umat beragama melalui FKUB. Menurut dia, Kabupaten Bangka Barat bisa menjadi salah satu referensi untuk implementasi kerukunan antarumat bergama yang sudah membudaya di tengah masyarakat sejak ratusan tahun silam.
“Bangunan sarana ibadah pemeluk Konghuchu berupa Kelenteng Kung Fuk Miaw yang posisinya berdampingan persis di sebelah Masjid Jamik Muntok merupakan bahwa kerukunan umat beragama di Bangka Barat sudah tercapai, bahkan sejak ratusan tahun lalu dan masih terjaga hingga sekarang,” kata dia.
Sementara itu, Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat Zumrowi Achyar menyatakan pondasi dari kerukunan dan kesatuan bangsa adalah kerukunan beragama. “Situasi aman, nyaman dan kondusif di Kabupaten Bangka Barat tidak terlepas dari peran serta pengurus FKUB, selaku mitra kerja pemerintah yang selama ini telah bekerja keras menjalankan tupoksinya dalam menjaga stabilitas kerukunan umat beragama di daerah,” kata dia.
Ia berharap koordinasi antardaerah terus dilakukan untuk menambah wawasan dan referensi masing-masing dalam menyelesaikan permasalahan, misalnya di dalam satu keluarga terdapat beberapa keyakinan. “Melalui forum seperti itu diharapkan dapat mendapat solusi yang tepat dalam menghadapi berbagai permasalahan antaragama,” kata dia.
Kunjungan kerja Kantor Kesbangpol Kabupaten Muara Enim ke Bangka Barat diikuti sebanyak 14 orang dan ditemui Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat Zumrowi Achyar, Staf Ahli Bupati Herzon, Kepala Badan Kesbangpol Sutarmo, perwakilan FKUB Kabupaten Bangka Barat, Camat Muntok, Lurah dan sejumlah kepala desa, bertempat Ruang Operasional Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Barat.
Selain diskusi terbuka bersama FKUB, rombongan Pemkab Muara Enim juga mengunjungi salah satu cagar budaya yang menjadi simbol kerukunan umat beragama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(ant/rb)

Baca Juga:  Usulan Komisaris PT Timah Sudah Dapat Lampu Hijau

Rate this article!
Tags:
author

Author: