Mudik Diperbolehkan untuk Wilayah yang Berdekatan

by -
Mudik Diperbolehkan untuk Wilayah yang Berdekatan
Ilustrasi mudik

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Kebijakan larangan mudik atau tradisi pulang kampung untuk merayakan lebaran bersama keluarga sudah ditetapkan. Penerapan juga dilakukan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Babel, KA Tajuddin menjelaskan, pihaknya mempersilakan masyarakat mudik untuk wilayah yang berdekatan. “Yang dibolehkan (mudik) hanya yang merupakan aglomerasi atau wilayah yang berdekatan,” katanya lewat siaran pers yang diterima Babel Pos, Senin (13/4).

Aglomerasi itu, misalnya dari Pangkalpinang ke Toboali, Pangkalpinang-Sungailiat, Pangkalpinang ke Mentok atau sebaliknya dan Tanjungpandan ke Manggar atau sebaliknya. Dengan adanya kebijakan larangan mudik itu, lanjut Tajuddin, dapat dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat sehingga masyarakat kita tidak melakukan perjalanan ke wilayah lainnya kecuali yang termasuk dalam aglomerasi.

“Kebijakan larangan mudik betul-betul bisa dipatuhi oleh semua, baik unsur pemerintah maupun unsur masyarakat umum misalnya pemda kabupaten/kota se Babel mensosialisasikan kepada masyarakatnya untuk tidak melakukan perjalanan mudik terutama keluar daerah,” terangnya.

Pihaknya juga siap bersinergi menindaklanjuti arahan yang telah ditetapkan pemerintah pusat, khususnya terkait larangan mudik menjelang Idul Fitri. “Kami segera melakukan koordinasi antara Dishub Babel dengan dishub kabupaten/kota dan pihak terkait lainnya, terutama larangan mudik, untuk melakukan langkah langkah yang tepat supaya kebijakan pemerintah pusat dapat terlaksana dengan baik di daerah,” katanya.

Terkait dengan adanya keinginan untuk mudik di luar wilayah Bangka atau Belitung, Tajuddin mengimbau agar tidak melakukan perjalanan mudik. “Lebih baik bertahan di tempatnya masing masing, lebih aman tinggal di rumah saja saat ini agar penyebaran covid-19 tidak semakin luas dan semakin banyaknya korban yang terindikasi positif dan memakan korban meninggal dunia,” imbuhnya. (jua)