MUI Belitung Minta Polisi Usut Pelaku Pembuang Bayi

by -
MUI Belitung Minta Polisi Usut Pelaku Pembuang Bayi
Sekertaris MUI Belitung, H. Ramansyah.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Belitung, berharap agar pihak kepolisian berhasil menguak pelaku pembuang bayi di kawasan Jalan Kerjan Desa Air Merbau, pekan lalu.

Sekertaris MUI Belitung, H. Ramansyah mengaku prihatin atas peristiwa pembuangan bayi di salah satu warung makan yang ada di kawasan Air Merbau tersebut.

“Kami terkejut setelah mendengar informasi itu. Begitu teganya orang tua menelantarkan bayi,” kata Ramansyah, kepada Belitong Ekspres, Senin (27/7) kemarin.

Ramansyah menjelaskan, dia belum bisa menyimpulkan apakah bayi tersebut dibuang, akibat hubungan terlarang atau sengaja dibunuh. Meski begitu, MUI mengecam keras apa yang dilakukan pelakunya.

“Maka dari itu kita meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkap siapa pelakunya. Jangan sampai peristiwa ini kembali terjadi,” kata pria yang juga betugas di Kesbangpol Belitung ini.

Untuk mencegah peristiwa ini kembali terjadi, dia meminta kepada pada orang tua untuk mengawasi anaknya. Dan memberikan bekal ilmu agama, yang kuat. Sehingga pengaruh pergaulan bebas dapat diantisipasi.

“Tugas MUI nanti juga akan mensosialisasikan kepada masyarakat. Dan juga kalangan muda, agar mengaktifkan kembali majelis taklim di desa-desa,” pungkasnya.

Masih Misteri?

Sementara itu Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiyono mengatakan, saat ini jajarannya masih berupaya mencari siapa orang tua dari pelaku pembuang bayi itu. Sejumlah warga sudah diperiksa. Namun, banyak warga yang tidak mengetahui.

“Bahkan kami sudah melacak melalui CCTV. Namun sejumlah CCTV yang ada di kawasan tersebut tidak mengarah ke lokasi. Meski begitu hingga saat ini Anggota kami masih terus berupaya mengungkapnya,” kata Ari.

Seperti dilansir media ini sebelumnya, Warga dihebohkan dengan adanya penemuan mayat bayi baru lahir di depan rumah makan, yang berada di kawasan Jalan Kerjan, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Senin (20/7).

Belum diketahui pasti, siapa orang tua yang tega membuang anak yang tak berdosa tersebut. Hingga saat ini Jajaran Satreskrim Polres Belitung masih melakukan penyelidikan untuk menguak peristiwa keji ini. (kin)