MUI, Pol PP, Polres Siap Perang

by -

*Untuk memberantas Peredaraan Arak di Belitung

TANJUNGPANDAN- Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan apresiasi kepada Pol PP dan Polsek Tanjungpandan, setelah melakukan tindakan tegas terhadap penjual arak di Kabupaten Belitung, Sabtu (14/3) pekan lalu.

Sekertaris MUI H Ramansyah mengatakan, dirinya sangat mendukung apa yang telah dilakukan Polsek, maupun Pol PP untuk memberantas minuman keras di Belitung. Sebab, dengan adanya minuman tersebut banyak remaja yang putus sekolah dan jadi pemicu tindak kriminal.

“Sebelumnya, kami sudah ada komitmen dengan Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara, untuk memberantas minuman keras ini di Belitung,” ujar H Ramansyah kepada Belitong Ekspres, Senin (16/3) kemarin.

Menurut H Ramansyah, penyebab utama kejahatan maupun kecelakaan di Belitung disebabkan pengaruh minuman keras. Maka dari itu, dirinya mendukung secara penuh Kapolres Maupun Pol PP untuk memberantas minuman haram tersebut.

“Minuman keras banyak mudorotnya (negatif,red). Selain itu, bahaya yang ditimbulkan oleh minuman keras, yakni membuat orang tidak sadar. Maka dari itu, mari kita perang melawan minuman keras,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Belitung Alkar menyatakan, pihknya akan terus melakukan razia terhadap penjual minuman keras di Belitung. Dikatakan Alkar, saat ini dia telah melakukan penyelidikan tentang minuman tersebut.

“Sampai saat ini, kita masih mencari keberadaan, penjual minuman keras di Belitung. Sejumlah tempat-tempat telah kami telusur. Jika kami menemukan adanya orang yang berjualan minuman keras tanpa izin, maka akan kami angkut,” ujar Alkar.

Pria berkumis tebal ini menambahkan, Pol PP tidak akan henti-hentinya untuk terus melakukan penertiban, hingga Belitung bersih dari peredaran minuman keras. “Kami akan terus melakukan razia, hingga tidak ada lagi orang yang berjualan minuman keras. Kita siap perang melawan minuman keras,” pungkasnya. (kin)

Sebelumnya, Kabag Ops Polres Belitung Kompol M Nizar seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara menegaskan, pihaknya akan komitmen untuk memberantas semua jenis minuman keras di Belitung.

“Setelah banyaknya pemuda yang terjaring razia, maka dari itu, kami komitmen untuk memcabut akarnya, yakni penjual minuman keras di Belitung,” tegasnya. (kin)