Musik Mania Rindu Festival Band

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

TANJUNGPANDAN – Festival Band IKPB 2015 yang digelar di Panggung Hiburan Pantai Wisata Tanjungpendam, Sabtu (25/7) malam lalu menuai sukses. Dari awal acara hingga pengumuman pemenang lomba, penonton yang memadati area festival tetap setia menonton band-band yang tampil.

Acara yang digagas oleh Ikatan Keluarga Pelajar Belitong (IKPB) Chapter Semarang bekerja sama dengan Alfons Music Studio ini mampu memberikan hiburan alternatif kepada para pengunjung Pantai Tanjungpendam di akhir pekan.

Lomba festival band sendiri dibagi ke dalam dua kategori yakni kategori pelajar dan umum. Kategori pelajar diikuti oleh enam band, sedangkan untuk kategori umum diikuti oleh empat belas band dari Belitung maupun Belitung Timur. Kedua puluh peserta yang ikut festival tampil all out memberikan suguhan musik terbaiknya untuk memperebutkan juara pertama.

Baca Juga:  Let's go Belitung! Pulau Leebong, Surga Tersembunyi, Maldive-nya Indonesia

Festival sendiri dimulai dari pukul 14.00 WIB dan selesai pukul 22.00 WIB. Selain band-band peserta, acara ini sendiri diselingi dengan stand-up comedy dan beberapa atraksi seni lainnya.

Firman Wahyudi (35), salah seorang juri lomba mengatakan, kesulitan untuk menentukan siapa pemenang lomba dari festival kali ini. “Band yang tampil semuanya bagus. Kami kesulitan menentukan pemenangnya karena nilainya beda-beda tipis. Apalagi untuk tahun ini pesertanya cukup variatif. Ada berbagai genre seperti blues, jazz, pop, maupun rock,” ujar Firman Wahyudi yang biasa disapa Tilex.

Baca Juga:  Polsek Membalong Teken MoU Pembinaan dengan 10 Kepala SD

Dari penilaian juri, dihasilkan juara pertama yakni band Kabud, juara kedua dimenangkan oleh Imaginart, dan juara tiga diraih oleh Medusa. Selain juara kategori band juga diumumkan pemain terbaik seperti vokalis terbaik, gitaris terbaik, bassist terbaik, kibordis terbaik, dan drummer terbaik.

Ghaly Fadhillah (18), salah seorang penonton mengatakan bahwa dirinya mengaku rindu akan festival atau atraksi seni musik lainnya di Pulau Belitung. “Di sini jarang ada festival semacam ini. Paling hanya setahun sekali. Mudah-mudahan setelah acara ini akan banyak konser musik lainnya,” ungkap Ghaly kepada Belitong Ekspres. (mg3)

Rate this article!
Tags:
author

Author: