Musim Barat, Pemkab Belitung Antisipasi BBM Langka

by -
Musim Barat, Pemkab Belitung Antisipasi BBM Langka
Ilustrasi dispenser BBM di SPBU. Foto: ISTIMEWA

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung mulai melakukan langkah antisipasi terhadap kelangkaan Bahan Bakar Minyak di Kabupaten Belitung ketika memasuki musim barat. Kelangkaan BBM di kabupaten Belitung sering terjadi ketika bulan Desember atau memasuki musim barat, dikarenakan tersendatnya pengiriman BBM dari luar daerah akibat cuaca buruk.

“Kita sudah koordinasi dengan Elnusa Petrofin. Kita minta standby. Bila perlu sekali berangkat dua kapal sekaligus. Namun mereka terkendala transportasi juga,” kata Bupati Belitung Sahani Saleh, saat ditemui belitongekspres.co.id, Kamis (05/12) kemarin.

Selain kendala transportasi, menurut Sanem, kapal pembawa BBM tersebut juga mengalami kendala ketika hendak merapat, karena sangat tergantung pasang surut air laut.

“Terkendala transportasi juga dan alur kapal kapal yang masuk tidak bisa merapat. jadi harus nunggu air pasang,” katanya.

Menurut Sanem, saat ini persediaan BBM di Elnusa Petrofin hanya mampu memenuhi kebutuhan untuk sekitar dua hari saja.

“Ketersedian kita kalau dahulu tiga hari, sekarang hanya dua hari, karena (jumlah) kendaraan meningkat,” terangnya.

Sementara itu Kabag Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Belitung, Syamsudin, mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan BBM, pihaknya akan melakukan pengawasan. Walapun pengawasan ini masih kewenangan provinsi, namun biasanya Pemrov juga meminta bantuan untuk mengawasi BBM di lapangan.

“Mungkin dalam waktu dekat nanti Disperindag, teknisnya, akan memantau perkembangan di lapangan karena menyangkut masalah perdagangan ini,” katanya.

Pihaknya juga tidak mengetahui berapa jumlah laporan BBM yang masuk dan juga kebutuhan BBM di Belitung, karena data tersebut menjadi kewenangan provinsi.

“Kami juga tidak mengetahui berapa alokasi bahan bakar SPBU seperti solar dan bensin. Inilah kami harapkan ada datanya sehingga kami bisa memantau itu,” tandasnya.

 

Editor: Bardian
Reporter: Doddy Pratama