Narkoba Kian ‘Merajalela’

by -

PANGKALPINANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang Syahrizal menegaskan, di Indonesia narkoba sudah memasuki masa fase darurat, itu dikarenakan peredaran narkoba sudah masuk ke kalangan manapun, mulai dari anak-anak kecil hingga mencapai orang dewasa.
Katanya, tak terkecuali di Pangkalpinang, sudah menjadi target utama masuknya obat-obatan perusak jiwa manusia itu. Masuknya peredaran narkoba di Pangkalpinang justru dianggap wajar oleh Syahrizal. Menurutnya itu terjadi lantaran jalur masuk narkoba bisa melalui jalur udara dan laut, mengingat di Pangkalpinang terdapat Bandara dan Pelabuhan.
“Memang narkotika di indonesia sudah memasuki fase darurat dan saya harapkan semua pegawai yang ada di Pemerintahan Kota Pangkalpinang ini bebas dari jerat narkoba tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, Syahrizal, membeberkan data yang telah di terima oleh pihaknya di tahun 2014 terdapat 1,6 juta pemakai yang baru dan 1,4 juta pemakai yang sudah teratur atau pecandu di Indonesia. Dinkes, kata dia akan terus berupaya mensosialisasikan tentang bahaya penyalah gunaan norkoba kepada masyrakat, itu dilakukan agar kedepannya Kota Pangkalpinang bisa bebas dari bahaya narkoba.
“Bayangkan saja setiap satu harinya ada sebanyak 33 orang yang mati karena narkoba dan satu tahun ada sebanyak 12 ribu orang yang mati percuma di karenakan penyalahan gunaan narkoba itu. Kita tidak ingin hal semacam itu terjadi di Pangkalpinang,” ungkapnya.
Dia menambahkan, banyak cara dilakukan pelaku pengedar narkoba dalam menjalankan aksinya, mulai dari transaksi terang-terangan baik dijalan dan dirumah, sampai ke apotik. Untuk itu, jelas dia, pihaknya akan memberi himbauan kepada seluruh apotik-apotik yang ada di Pangkalpinang untuk tidak menjual obat-obatan sembarangan khususnya untuk anak-anak yang masih di bawah umur.
“Tapi saya rasa apotik-apotik yang ada di Pangkalpinang saat ini masih aman dan terkendali, tapi tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi, untuk itu kita antisifasi dini dan kami harapkan kepada seluruh masyarakat bisa mengawasi keluarga masing-masing agar bisa terhindar dari jerat narkoba. Dan untuk  setiap SKPD masing-masing dapat mengawasi setiap pegawainya agar bisa terbebas dari narkoba,” imbuhnya. (cr61)