Nasib PHL-Honorer Distamben Belum Jelas

by -

*Pasca Penghapusan Wewenangan, Tergantung Kebijakan Atasan

MANGGAR – Nasib puluhan tenaga honorer dan PHL pada Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) pasca dihapuskannya kewenangan di daerah hingga kini belum jelas. Pasalnya, rencana pihak Distamben Provinsi untuk mendirikan UPT di daerah, tentu tidak memerlukan pegawai dalam jumlah banyak.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Beltim, Erna Kunondo yang ditemui harian ini, usai sidang paripurna DPRD Beltim, Selasa (17/3) menyatakan BKD menyerahkan nasib honorer dan PHL di Distamben Beltim kepada kebijakan atasan.

Erna menegaskan, soal pengalihan honorer dan PHL ke satuan kerja lainnya, juga bukan kewenangan BKD. Sebab, honorer dan PHL diangkat berdasarkan surat keputusan Kepala Dinas.

“Terserah atasan, sebab kalau dialihkan ke SKPD lain, kan belum tentu mereka (SKPD) akan menerima. Apakah ada anggarannya,” ujar Erna.

Erna juga mengaku tidak memiliki data jumlah honorer dan PHL yang digaji berdasarkan anggaran Dinas. BKD, kata Erna, hanya mengetahui laporan yang mereka terima setiap bulan berupa bukti absensi sebagai dasar pembayaran gaji.

“Kami tidak punya datanya, datanya kan ada di Dinas terkait. Kalau jumlahnya paling kita tahu dari laporan absensi setiap bulan,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Distamben Beltim, Harli Agusta mengatakan pihaknya masih menunggu proses tim P3D di tingkat Kabupaten. “Kita tunggu prosesnya di tim P3D, nantikan dilibatkan semua. Ada bagian organisasi, Distamben termasuk BKD didalamnya,” ujar Harli.

Menurutnya, honorer dan PHL tetap akan diupayakan untuk mengisi struktur organisasi sesuai kebutuhan. Penempatan juga disesuaikan dengan tugas selama ini. “Contohnya (honorer dan PHL, red) yang biasa mengurus PJU, mungkin saja dialihkan ke Dinas PU. Atau ditempatkan di UPT jika diperlukan,” jelas Harli. (feb)