Negatif Corona, 4 Pasien RSUD dr H Marsidi Judono Sudah Dipulangkan

by -
Negatif Corona, 4 Pasien RSUD dr H Marsidi Judono Sudah Dipulangkan
Ilustrasi Radar Bogor.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – RSUD dr H Marsidi Judono, Kabupaten Belitung, telah memulangkan 3 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 1 Orang Dalam Pemantauan (ODP) Rapid Test Reaktive.

Pemulangan setelah keluarnya hasil pemeriksaan PCR oleh Puslitbangkes Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Kemenkes RI. Ketiga PDP dan 1 ODP itu, hasilnya dinyatakan negatif virus Corona (Covid-19).

Keempat pasien yang dipulangkan yaitu, pasien 44 perempuan 19 tahun (PDP), pasien 173 perempuan 12 tahun (PDP) Pasien 172 perempuan 21 tahun (PDP) dan pasien 277 laki-laki 43 tahun (ODP).

“4 pasien ini juga telah melalui masa perawatan di ruangan isolasi B RSUD. Hasil terakhir pemeriksaan kondisi medis mereka dalam kondisi sehat, stabil dan tidak ditemukan gejala sama sekali,” kata Direktur RSUD dr H Marsidi Judono dr Hendra SpAn, Jumat (10/4).

Hingga Jumat pagi, RSUD dr H Marsidi Judono masih merawat 3 orang pasien di ruangan isolasi A dan B. Terdiri 1 pasien positif Covid-19 dan 2 pasien PDP, dengan kondisi medis stabil.

Pasien-pasien tersebut juga menunggu hasil pemeriksaan Swab PCR yang baru akan dikirim ke Jakarta Jumat sore ini, menggunakan maskapai pesawat Garuda Indonesia.

“Pengirimannya bersama dengan 2 sampel swab tenggorokan pasen PDP 279 dan PDP 297 yang meninggal pada Selasa malam 7 April 2020,” jelasnya.

Sementara itu, Tim Laboratorium Gugus Tugas Covid-19 RSUD, juga sudah memeriksa ulang rapid test ke-2 terhadap 22 OTG terkait cluster 034 pasien positif Covid-19 berstatus kontak erat satu institusi tempat kerja.

“Semua hasil pemeriksaan rapid test kedua milik 22 OTG kontak erat tersebut Alhamdulillah hasilnya Non Reaktive,” terang dr Hendra.

Hingga pukul 10.00 WIB, Rumah Sakit Rujukan Covid-19 se Pulau Belitung yang ditunjuk oleh Kemenkes RI, telah menangani 316 orang terkait Covid-19. Terdiri dari 16 PDP, 82 ODP, 217 OTG dan 1 kasus positif Covid-19. (dod)

Editor: Yudiansyah